BERITACIKARANG.COM, TARUMAJAYA – Sebagian nelayan di Kabupaten Bekasi masih mengandalkan pengalaman, insting, dan kebiasaan dalam menentukan lokasi penangkapan ikan. Padahal, keputusan melaut tanpa mempertimbangkan data cuaca dan navigasi berpotensi membuat aktivitas penangkapan kurang efisien serta meningkatkan risiko keselamatan.
Ketua Tim Pemberdayaan Nelayan di Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Tasim Suryadi, mengatakan pengalaman nelayan tetap penting, tetapi perlu didukung pemanfaatan teknologi agar kegiatan melaut lebih terencana.
“Selama ini mereka masih banyak mengandalkan pengalaman dan insting. Teknologi bisa menjadi pendukung untuk membantu menentukan lokasi penangkapan ikan dan mengefisienkan penggunaan bahan bakar,” kata Tasim belum lama ini.
Untuk itu, Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi memberikan pelatihan penggunaan Global Positioning System (GPS) kepada 50 nelayan kecil di Kecamatan Tarumajaya. Pelatihan tersebut juga mencakup pemahaman informasi cuaca sebagai bahan pertimbangan sebelum melaut.
BACA: Nelayan di Kabupaten Bekasi Mulai Melaut Gunakan LPG
Tasim menjelaskan, pencari ikan perlu memperhatikan sejumlah indikator kondisi perairan, seperti tinggi gelombang, kecepatan arus, kecepatan angin, dan potensi hujan. Informasi tersebut dapat diakses melalui aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Dari informasi BMKG, nelayan setidaknya bisa mempelajari data gelombang, kecepatan arus, kecepatan angin, serta prediksi hujan untuk beberapa hari ke depan. Harapannya, sebelum memutuskan melaut, mereka sudah bisa mempertimbangkan kondisi cuaca dan risiko yang mungkin dihadapi,” ujarnya.
Menurut Tasim, pencari ikan tidak harus membeli perangkat baru untuk mulai memanfaatkan teknologi. Telepon seluler yang dimiliki dapat digunakan untuk mengakses aplikasi BMKG maupun fitur GPS.
Dirinya berharap pendekatan tersebut mendorong nelayan menyusun perencanaan operasional yang lebih baik, mulai dari mempertimbangkan kondisi cuaca hingga menentukan lokasi penangkapan. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















