peniapuan pencari kerja via bbm
peniapuan pencari kerja via bbm

Cari Kerja via BBM, Enam Orang Ini Malah Tertipu Jutaan Rupiah

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Niat melamar kerja, Fajar Hardianto warga Kp. Bulu Poncol, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan dan kelima orang temannya, yakni Widiawati, Fajar, Riri, Alifah dan Daniel malah tertipu jutaan rupiah. Mereka pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tambun, Jum’at (21/04).

Kasie Humas Polsek Tambun, Iptu Tri Mulyono mengatakan peristiwa itu dialami oleh korban dan kelima orang temannya pada tanggal 25 Maret 2017 lalu di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara. “Jadi peristiwa bermula ketika para korban yang saat itu tengah mencari pekerjaan mendapat informasi lowongan kerja (loker) sebagai operator di sebuah perusahaan di Kabupaten Karawang,” ucapnya.

Kemudian, korban mencoba menghubungi seorang pria yang bernama Widodo melalui aplikasi Blackberry Mesangger (BBM). Setelah diinvite, pria tersebut mengaku bekerja sebagai HRD di PT. Exedy Manufacturing dan membenarkan jika ditempatnya terdapat lowongan kerja.

“Korban dan kelima orang temannya lalu diminta untuk menyiapkan berkas. Namun korban memberanikan diri untuk menembak berkas sehingga pria tersebut meminta untuk ditransfer sejumlah uang, masing-masing senilai Rp. 2,5 juta ke rekening milik Eko Rohmat Widya. Saat itu, mereka dijanjikan akan bekerja sebagai karyawan kontrak selama 1 tahun dan setelah itu diangkat menjadi keryawan tetap,” kata Iptu Tri Mulyono.

Setelah korban dan kelima orang temannya mentransfer sejumlah uang, keesokan harinya mereka disuruh datang ke PT. Exedy Manufacturing yang beralamat di Jl. Permata Lima, Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang. Mereka diminta membawa bukti transfer untuk ditukarkan dengan baju seragam dan id card.

“Saat bertemu dengan satpam di perusaahan tersebut, diketahui bahwa pria yang bernama Widodo bukanlah HRD melainkan pernah menjadi supir. Saat ini, pria itu pun statusnya sudah tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut,” ungkapnya.

Guna pengusutan lebih lajut, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, yakni bukti transfer uang milik para korban senilai Rp. 2,5 juta ke rekening Bank Permata a.n Eko Rohmat Widya dengan no rekening 4121298975. “Sementara BBM milik pria yang mengaku bernama Widodo dengan pin D70BCB93 saat ini sudah tidak aktif,” tandasnya. (BC)

Baca Juga

Petugas gabungan yang terdiri dari jajaran Kepolisian Sektor Tambun dibantu oleh Tim Cobra Kepolisian Resor Metro Bekasi dan Subdenpom Bekasi saat mennggerebek lokasi yang diduga kuat menjadi tempat judi sabung ayam di di Kp. Pulo Dadap RT 01/03 Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utar, Sabtu (23/03) kemarin.

Dua Sarang Judi Sabung Ayam di Tambun Digrebek Polisi

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Dua lokasi yang diduga kuat sebagai sarang judi sabung ayam digrebek …

Kepala Kepolisian Sektor Tambun, Kompol Rahmad Sujatmiko bersama anggotanya saat bertakziah ke rumah salah seorang korban meninggal dunia akibat tsunami yang di wilayah pesisir Banten pada Sabtu (22/12) lalu.

Lima Warga Tambun Jadi Korban Tsunami di Banten, Polisi Beri Dukungan Moral

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Sebanyak lima orang warga Tambun menjadi korban tsunami yang menerjang bibir …