BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Jumlah penduduk Kabupaten Bekasi kini mencapai sekitar 3,5 juta jiwa, meningkat dari sebelumnya 3,1 juta jiwa. Pertumbuhan tersebut menjadi tantangan dalam menjaga kerukunan sosial dan kehidupan beragama di tengah keberagaman masyarakat.
Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja meminta Nahdlatul Ulama (NU) ikut memperkuat kerukunan melalui penanaman nilai moderasi beragama, toleransi, dan persatuan.
Hal itu disampaikan Asep saat menghadiri Pelantikan dan Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi, Minggu (01/11) kemarin.
Menurut Asep, pertumbuhan penduduk tidak terlepas dari pesatnya aktivitas industri dan investasi yang menarik masyarakat dari berbagai daerah, bahkan negara, untuk datang dan menetap di Kabupaten Bekasi.
BACA: Peresmian Gereja Paroki Ibu Teresa: Simbol Kerukunan Antar Umat Bergama di Kabupaten Bekasi
Kondisi tersebut membuat dinamika sosial semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.
“Kabupaten Bekasi sangat membutuhkan peran Nahdlatul Ulama sebagai benteng moral, spiritual, dan sosial di tengah pesatnya arus modernisasi,” ungkapnya.
Selain menjaga kerukunan, Asep juga meminta PCNU berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama melalui pesantren dan lembaga pendidikan.
Menurutnya, generasi muda Kabupaten Bekasi tidak hanya perlu dibekali akhlak yang baik, tetapi juga kemampuan agar mampu bersaing di dunia kerja serta mendorong kemandirian ekonomi.
“Kami berharap PCNU dapat terus mendorong penguatan SDM melalui pesantren dan lembaga pendidikan agar generasi muda kita unggul secara akhlak, berdaya saing di dunia kerja, serta aktif menggerakkan kemandirian ekonomi keumatan,” katanya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Bekasi KH Enjuk Marjuki mengatakan Pelantikan dan Musyawarah Kerja ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan amanah untuk melanjutkan perjuangan ulama dalam menjaga agama, umat, dan daerah.
Ia menyebut terdapat tiga tugas utama yang menjadi landasan perjuangan PCNU, yakni Himayatud Din atau menjaga agama, Himayatul Ummah atau menjaga umat, serta Himayatud Daulah atau turut menjaga daerah berdasarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















