Panel Listrik RSUD Kabupaten Bekasi Terbakar, Enam Pasien ICU Terdampak Asap, Dua Pakai Ventilator

Untuk memastikan keselamatan pasien, seluruh pasien ICU kemudian dievakuasi sementara. Dua pasien yang menggunakan ventilator sempat dipindahkan ke ruang cath lab yang berada di sebelah area ICU lantai 2.
Untuk memastikan keselamatan pasien, seluruh pasien ICU kemudian dievakuasi sementara. Dua pasien yang menggunakan ventilator sempat dipindahkan ke ruang cath lab yang berada di sebelah area ICU lantai 2.

BERITACIKARANG.COM, CIBITUNG – Kebakaran panel listrik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, Cibitung, Minggu (27/9), berdampak terhadap enam pasien yang sedang menjalani perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Dari enam pasien tersebut, dua di antaranya menggunakan ventilator. Kedua pasien sempat dipindahkan sementara ke ruang cath lab yang berada di sebelah ICU lantai 2 untuk menghindari dampak asap yang memenuhi area perawatan.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, mengatakan enam pasien ICU terdampak asap akibat kebakaran yang terjadi di ruangan panel listrik pendingin udara (AC) Gedung E1 lantai 2.

“ICU yang kena (asap) di sisi sebelah kanan. Ada enam pasien. Empat biasa enggak pakai venti, dua pakai venti. Tapi semuanya sekarang langsung diatasi. Nomor satu kan keselamatan pasien,” ujar Sri Enny, Minggu (27/9).

Menurutnya, pasien yang menggunakan ventilator sempat dievakuasi ke cath lab. Pemindahan dilakukan karena area ICU masih terdampak asap dan instalasi listrik di lokasi tersebut harus diperbaiki.

Sri menjelaskan, kebakaran bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika aliran listrik tiba-tiba terputus. Petugas kemudian mencium bau menyengat dan menemukan asap serta percikan api berasal dari ruangan panel listrik AC.

BACA: RSUD Kabupaten Bekasi Alami Lonjakan Pasien

Api berhasil dipadamkan sekitar 10 menit menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, rumah sakit tetap memutus aliran listrik Gedung E1 dari lantai 2 hingga lantai 4 untuk mengantisipasi risiko kebakaran meluas dan asap bergerak ke lantai atas.

“Pasien tetap harus kita evakuasi. Di gedung E1 lantai 2 itu mati semua. Termasuk satu gedung itu dulu, lantai 2, 3, 4 karena takut nyambarnya ke atas. Asapnya kan naik ke atas,” katanya.

Selain pasien ICU, sejumlah pasien di lantai 3 juga dipindahkan sementara ke Ruang Sakura karena masih terdapat dampak pada instalasi listrik. Sementara itu, pembenahan instalasi listrik di area terdampak masih dilakukan.

Sri memastikan kondisi pasien telah ditangani dan proses perawatan tetap berjalan meski sejumlah ruangan untuk sementara dialihkan.

“Yang lantai 2, yang ICU, dipindahkan ke ruangan karena masih dalam proses perbaikan. Yang lantai 3 juga masih ada efek, dipindahin ke Sakura. Semua sudah teratasi,” katanya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait