Loncat ke konten
Menu Mobile
Berita Cikarang
  • Beranda
  • Kabupaten Bekasi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Adv
Breaking News
Fenomena ‘Tokoh Gopek’ dan ‘Tokoh Serebu’ Jelang Pemilihan BPD di Kabupaten Bekasi Polisi Bongkar Peredaran Tramadol dan Hexymer di Karangbahagia Ngopi Kamtibmas Bareng Bunda Kapolres, Warga Adukan Persoalan Banjir Hingga Tong Sampah 1 Bidang Tanah di Kabupaten Bekasi Ditarif Rp1 Juta Tok! Sarjan Divonis 3 Tahun 3 Bulan Penjara
Beranda Berita Ini Komentar Bupati Neneng Terkait Kekeliruan Penggunaan Logo Kabupaten Bekasi

Ini Komentar Bupati Neneng Terkait Kekeliruan Penggunaan Logo Kabupaten Bekasi

admin
17 Agustus 201817 Agustus 2018673 Dilihat
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sudah mendapatkan informasi mengenai adanya kekeliruan logo Kabupaten Bekasi antara yang tertuang di Peratuan Daerah (Perda) Nomor 12/P.D./1962 dengan yang selama ini beredar dan digunakan khalayak ramai.

Gambar padi dan kapas pada logo Kabupaten Bekasi yang selama ini beredar dan digunakan banyak pihak termasuk Pemkab Bekasi, kata dia, sejatinya memang buah. Namun sayangnya, di Perda itu juga tidak disebutkan secara spesifik mengenai buah-buahan yang dimaksud apa sehingga perlu dilakukan kajian lebih lanjut.

Bacaan Lainnya
  • Mantan Bupati Bekasi Mochammad Djamhari Tutup Usia di Bandung
  • Ade Kunang ‘Ngumpet’ Saat Ikut Retreat Kepala Daerah, Dedy Mulyadi: Seluruh Asetnya Akan Dimasukin ke Kas Daerah
  • Silat Ujungan Meriahkan Gabus Culture 2023

BACA : Waduh, Logo Kabupaten Bekasi yang Selama Ini Digunakan Ternyata Salah!

“Saya sudah baca scriptnya dan memang tidak disebutkan secara spesifik ya buah-buahannya seperti apa. Jadi kita juga tidak bisa mementukan apakah buahnya kecapi atau yang lainnya sehingga memang mesti ada panitia khusus untuk mengkaji itu,” kata Bupati Neneng, Jum’at (17/08).

Disinggung tentang jumlah susunan batu bata yang menggambarkan jumlah kewedanan Kabupaten Bekasi saat itu, ia pun mengakui kondisinya sudah sangat tidak releven dengan saat ini meskipun dirinya belum menghitung secara detail. “Yang pasti itu juga berubah karena jaman dulu kan berbeda dengan jaman sekarang sekarang ya,” ucapnya.

Meski demikian, Neneng belum bisa memastikan apakah Pemkab Bekasi akan berinisiatif untuk mengubah logo Kabupaten Bekasi yang dianggap sudah tak relevan dengan kondisi saat ini atau tidak. “Karena mengganti logo itu bukan perkara mudah bro dan pasti ada yang pengennya gini, pengennya gitu. Artinya butuh waktu juga,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, logo Kabupaten Bekasi dinilai salah kaprah karena tidak sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 12/P.D./1962. Logo yang sesuai dengan Perda tersebut diperkirakan telah berubah sejak tahun 1970-an.

Sejarawan Bekasi, Ali Anwar mengatakan, logo Kabupaten Bekasi yang saat ini digunakan Pemkab Bekasi telah salah kaprah. Kesalahan utama dari logo tersebut terdapat pada jumlah susunan bata.

Padahal, kata Ali, susunan bata yang ada di logo Kabupaten Bekasi memiliki arti tentang jumlah kewedanan. Kewedanan ialah wilayah pemerintahan yang berada di bawah kabupaten dan di atas kecamatan yang berlaku pada masa Hindia Belanda.

“Jadi yang benar ini ada empat susun bata, itu menunjukkan kewedanaan, jadi dulu di Bekasi itu ada empat kewedanaan. Waktu itu ada Cilincing, Bekasi, Tambun dan Lemah Abang. Dari empat kewedanaan itu terbagi atas beberapa kecamatan, yaitu 13 kecamatan, maka seharusnya ada 13 batu bata,” kata Ali Anwar, Kamis (16/08).

Selain itu, sambungnya, bagian lain yang tidak sesuai dengan Perda tersebut ialah gambar padi dan kapas. Menurut Ali, berdasarkan Perda, gambar yang ada di logo tersebut ialah padi dan buah-buahan. “Karena padi menunjukkan bahwa bekasi penghasil padi terbesar sedangkan buah-buahan karena dulu Bekasi punya buah-buahan. Tapi, di Perda memang tidak dicantumkan nama buahnya secara spesifik,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa gambar golok di logo Kabupaten Bekasi tidak sesuai dengan golok khas Kabupaten Bekasi. “Kalau sekarang kan lancip, kalau zaman dulu itu agak dempak (tebal),” katanya.

Dirinya mengaku sudah menyampaikan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi. Tapi, sampai saat ini logo tersebut belum dirubah. “Kalau saya sebagai sejarawan cuma mengingatkan. Kalau ini dijalankan ya Alhamdulillah. Kalau (logo) sudah tidak relevan lagi ya dirubah. Tapi sebelum diubah ya harus kembalikan dulu ke khittahnya,” tutupnya. (BC)

Bupati Bekasilogo
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Rumah dan Bengkel di Cibitung Terbakar, Dua Mobil Serta Satu Sepeda Motor Hangus Terpanggang
Pos berikutnya Baznas Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kepada Veteran di Gedung Juang

Pos terkait

  • Ilustrasi

    Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi Soroti Urgensi Raperda Perlindungan Guru 

  • Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh memimpin pengamanan dan monitoring kegiatan groundbreaking PT Chateraise Indonesia Manufacturing yang berlangsung di Kawasan Greenland International Industri Center (GIIC), Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Senin (13/04).

    Jaga Iklim Investasi, Kapolsek Cikarang Pusat Pastikan Groundbreaking Pabrik Chateraise Aman dan Lancar

  • Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman

    DPRD Kota Bekasi Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

  • Alfamidi Edukasi Keluarga Balita Pentingnya ASI dan MPASI Tepat Usia

  • Luapan Sungai Cibeet dan Citarum Picu Banjir di Kabupaten Bekasi

  • Warga Desak Developer Gerak Cepat Tangani Longsor di Perumahan Villa Lestari

Paling Banyak Dilihat

  • Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X DPC PPP Kabupaten Bekasi dengan agenda pembentukan tim formatur, Selasa (28/04).
    1
    Politik217 Dilihat
    Difalisitasi Tim Formatur, Cecep Noor da…
  • 2
    Kabupaten Bekasi168 Dilihat
    Validasi ATR/BPN Lamban, Pembayaran Gant…
  • 3
    Politik164 Dilihat
    Usulan Infrastruktur Mendominasi Saat Re…
  • 4
    Politik155 Dilihat
    SMA Negeri 2 Cikarang Timur Bakal Dibang…
  • 5
    Peristiwa141 Dilihat
    Disnaker Kabupaten Bekasi Diduga Tak Tun…

Advertorial

  • Dengan harga Rp450.000 per bulan, program Gym & Pool Membership ini terbuka untuk umum, termasuk individu, pasangan, maupun perusahaan atau instansi yang ingin menyediakan fasilitas kebugaran bagi karyawan.
    Advetorial, Bisnis, Headline21 Mei 2026
    Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat, Swis…
  • Arini Rachma Puspa Dewi membuka toko bunga anggrek Puspa Dewi Flower di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dalam hal pengiriman, toko tanaman hias ini selalu mempercayakan kepada JNE sejak 2019.
    Advetorial, Bisnis, Headline22 Oktober 2024
    Puspa Dewi Flower Bersemi dari Hobi Hing…
  • Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi, Jamil
    Advetorial28 Juli 2024
    Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi: Pembahas…
  • Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam.
    Advetorial7 Juli 2024
    Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Dorong …
  • Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Sukarlinan.
    Advetorial20 Mei 2024
    Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Apresias…

Bisnis

  • Dengan harga Rp450.000 per bulan, program Gym & Pool Membership ini terbuka untuk umum, termasuk individu, pasangan, maupun perusahaan atau instansi yang ingin menyediakan fasilitas kebugaran bagi karyawan.
    Advetorial, Bisnis, Headline21 Mei 2026
    Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat, Swis…
  • LippoLand meluncurkan produk hunian terbaru bertajuk IMA6I Collection di kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis.
    Bisnis18 Mei 2026
    IMA6I Collection Hadir di Lippo Cikarang…
  • Bisnis12 Mei 2026
    LPCK Perbarui Jajaran Dewan Komisaris da…

Politik

  • Siti Qomariyah, yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dipercaya memimpin DPD NasDem Kabupaten Bekasi periode 2026 - 2029.
    Politik2 Mei 2026
    Siti Qomariyah Pimpin NasDem Kabupaten B…
  • Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Bintang Persatuan Buruh, Sarif Marhaendi saat menggelar reses masa sidang kedua tahun anggaran 2026 di wilayah Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu (02/05).
    Politik2 Mei 2026
    Usulan Infrastruktur Mendominasi Saat Re…
  • Salah seorang warga memberikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Boby Agus Ramdan saat menghadiri kegiatan reses anggota Fraksi PKB dari Daerah Pemiliha (Dapil) Bekasi 7 tersebut yang digelar di Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur,Rabu (29/04) malam.
    Politik29 April 2026
    SMA Negeri 2 Cikarang Timur Bakal Dibang…

Pendidikan

  • Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
    Pendidikan19 Mei 2026
    Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Ka…
  • Di usianya yang baru 11 tahun, Khoirul Ahmad Habibi, siswa kelas 4 SD Negeri Srimukti 02, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi harus menghadapi kenyataan hidup yang tidak mudah. Demi tetap bisa bersekolah, ia rela menjadi kernet delman dan mengurus kuda milik majikannya.
    Pendidikan10 Februari 2026
    Perjuangan ‘Bocah Bekasi’ di…
  • SMK Ananda Mitra Industri Deltamas resmi memiliki Training Center New Energy Vehicle (NEV) atau Mobil Listrik. Fasilitas ini menjadikan SMK Ananda Mitra Industri Deltamas sebagai SMK pertama di Indonesia yang memiliki pusat pelatihan khusus kendaraan listrik.
    Pendidikan19 Desember 2025
    Pertama di Indonesia! SMK Ananda Mitra I…
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami

Jaringan Social

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Youtube
  • Tiktok
  • RSS
Proudly Powered by Cikarang Media Komunika | Berita Cikarang © 2026