Trayek Angkot di Kabupaten Bekasi Akan Ditata, Emang Bisa?

Angkot K-17 sebagai nomor trayek paling awal di Kabupaten Bekasi memiliki rute Cikarang-Cibarusah justru hanya sampai Lippo Cikarang atau Kecamatan Serang Baru.
Angkot K-17 sebagai nomor trayek paling awal di Kabupaten Bekasi memiliki rute Cikarang-Cibarusah justru hanya sampai Lippo Cikarang atau Kecamatan Serang Baru.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  –  Dinas Perhubungan dalam waktu dekat akan menata trayek Angkutan Kota (Angkot) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bekasi. Pasalnya nomor trayek angkot di Kabupaten Bekasi saat ini tidak beraturan dan masih menyatu dengan Kota Bekasi.

BACA : Semua Angkot di Kabupaten Bekasi Wajib Ber-AC Mulai Tahun Depan

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Suhup mengatakan trayek Kabupaten Bekasi sekarang ini dimulai dari K-17 dan K-18. Idealnya, trayek kabupaten berangkat dari K-01, K-02, dan K-03 supaya lebih tertib.

“Trayek sekarang belum teratur karena memang kita masih menggunakan peraturan yang lama, masih menyatu dengan Kota Bekasi,” kata Suhup, Kamis (07/12).

Dijelaskan olehnya, aturan trayek yang ada sekarang belum pernah dievaluasi lagi selama kurang lebih 20 tahun. Izin trayek di Kabupaten Bekasi belum pernah diterbitkan lagi sejak tahun 1992 atau semenjak belum terjadi pemisahan antara Kabupaten dan Kota Bekasi.

“Makanya nanti kita akan tata sedemikian rupa. Sekarang kan K-01 nya nggak ada, adanya K-17 dengan rute Cikarang-Cibarusah dan K-18 Cikarang-Sukatani,” ucapnya.

Disinggung apakah nantinya ada penambahan trayek khususnya di beberapa daerah yang tidak terakses angkot, Suhup belum bisa memastikannya.

“Karena kalau penambahan rute atau trayek itu tergantung dari investor atau pengusaha yang bergerak di bidang transportasi. Dan saya melihat di Kabupaten Bekasi ini orang yag mau berinvestasi di angkutan perkotaan masih rendah. Bisa jadi karena faktor adanya angkutan online,” kata dia.

Suhup mengatakan, rencananya penataan trayek angkutan kota itu akan dilakukan di tahun 2018. Ia pun meminta agar para pengusaha angkot di Kabupaten Bekasi melakukan peremajaan angkotnya dan memberikan pelayanan secara maksimal kepada penumpang. (BC)

Pos terkait