Kali Jambe Butuh Dinormalisasi

Selain karena tumpukan sampah, pendangkalan juga terjadi di aliran Kali Jambe, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan
Selain karena tumpukan sampah, pendangkalan juga terjadi di aliran Kali Jambe, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN  – Warga Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan meminta aliran Kali Jambe segera dinormalisasi. Sebab, selain karena tumpukan sampah, pendangkalan juga disinyalir menjadi salah satu penyebab tersendatnya aliran kali dari hulu ke hilir hingga mengakibatkan banjir.

Pengurus RT 08/08 Kelurahan Jatimulya, Antonius Supriadi (57) mengaku kesal dengan kondisi kali jambe. Terlebih sampah kiriman terus menumpuk walaupun petugas kebersihan terus melakukan pengangkutan sampah.

Bacaan Lainnya

BACA: Pahlawan Kebersihan Kibarkan Merah Putih di Lautan Sampah Kali Jambe

”Ini penyebab banjir besar di wilayah Tambun setiap hujan deras,” katanya, Rabu (18/08).

Menurut dia, luapan Kali Jambe tersebut membuat permukiman yang berada di bantaran Kali Jambe hampir terendam 2 meter. Ratusan rumah warga dan kendaraan yang ada di Perumahan Jatimulya Regency dilaporkan terendam banjir.

“Intinya bukan hanya pengangkutan sampah, tapi dilakukan normalisasi, karena sendimentasi di Kali Jambe juga sudah tebal,” ucapnya.

Warga, sambungnya, berharap Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi tidak menututup mata terkait kondisi Kali Jambe yang membutuhkan normalisasi.

“Kita sudah berusaha melaporkan kepada instansi terkait, tapi tidak ada respon, baru sebatas dilakukan pengangkutan sampah,” kata dia.

BACA: 150 Ton Sampah Kembali Diangkut dari Kali Jambe

Ketua Forum Kali Jambe Shadiq Helmi menegaskan, pihak warga sudah meminta pemerintah pusat dan daerah untuk segera melakukan normalisasi di Kali Jambe. Sebab, kondisinya sudah memprihatinkan.

”Walaupun sampah  diangkut, percuma saja bila saja tidak melakukan normalisasi, karena sendimentasi tebal membuat Kali Jambe dangkal,” katanya.

Helmi menjelaskan, sendimentasi Kali Jambe belum tersentuh sama sekali oleh pemerintah, karena ketebalan sampah sudah tidak bisa dihitung. Jadi salah satu solusinya, selain sampah terus diangkut ke TPA Burangkeng, normalisasi Kali Jambe sepanjang 30 Kilometer harus dilakukan.

”Jadi semua harus turun tangan mengatasi masalah sampah Kali Jambe,” kata dia. (BC)

Pos terkait