BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi mematangkan persiapan kontingen untuk menghadapi ajang olahraga tingkat nasional. Meski menghadapi keterbatasan anggaran, KONI tetap menargetkan Kabupaten Bekasi mampu finis di posisi tiga besar.
Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi Hasan, mengatakan persiapan atlet dan pelatih secara umum telah berjalan baik. Latihan rutin tetap dilakukan setiap hari, sementara KONI kini fokus memenuhi kebutuhan penunjang selama pertandingan.
“Secara kesiapan atlet dan pelatih, kita sudah siap. Rutinitas latihan memang selalu berjalan setiap harinya. Tinggal penunjang-penunjang untuk di lokasi venue,” ujar Reza.
KONI Kabupaten Bekasi sementara menyiapkan sekitar 1.300 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan official. Jumlah tersebut masih menjalani proses verifikasi untuk menyesuaikan komposisi kontingen dengan kondisi anggaran dan peluang perolehan medali.
BACA: Kabupaten Bekasi Siapkan 1.300 Personel untuk Porprov XV Jawa Barat
Dari jumlah tersebut, sekitar 700 atlet sementara dinyatakan siap berangkat. Verifikasi dilakukan untuk menentukan atlet dan cabang olahraga yang menjadi prioritas.
“Kalau jumlahnya banyak, belum tentu efisien dan belum tentu efektif. Kita mau sekarang yang efektif dan efisien. Jumlah sedikit, tapi asa terjaga,” katanya.
Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan utama. Reza menyebut anggaran KONI Kabupaten Bekasi saat ini sekitar Rp15 miliar, turun signifikan dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar Rp70 miliar.
Meski demikian, KONI tetap berupaya mengoptimalkan anggaran yang tersedia. Dukungan tambahan anggaran serta rencana pemberian bonus dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai dapat meningkatkan motivasi atlet.
“Penambahan anggaran itu juga menjadi multivitamin yang luar biasa buat keberangkatan teman-teman. Apalagi Pak Bupati juga menyampaikan soal bonus yang akan dipersiapkan. Jadi pasti menambah semangat,” ujarnya.
Reza menegaskan keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menurunkan target prestasi. Kabupaten Bekasi tetap membidik posisi tiga besar, setelah sebelumnya sukses menjadi juara umum dengan raihan 138 medali emas.
“Kita tidak akan malu-maluin Kabupaten Bekasi. Pahitnya, target kita di tiga besar harus kita capai. Memang anggaran menentukan, tapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Karena semua daerah juga sama,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, KONI melakukan pemetaan terhadap cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang besar meraih medali emas. Saat ini terdapat sekitar 49 cabang olahraga yang telah diinventarisasi memiliki potensi medali emas.
“Kita lebih memprioritaskan memberangkatkan cabang olahraga yang punya potensi mendapatkan medali emas,” kata Reza.
Menurutnya, persaingan tahun ini semakin ketat seiring bertambahnya nomor pertandingan dan munculnya atlet-atlet baru dari berbagai daerah. Karena itu, strategi pemberangkatan secara selektif dinilai penting agar sumber daya yang terbatas dapat diarahkan pada cabang olahraga potensial.
Reza memastikan keterbatasan anggaran tidak memengaruhi semangat atlet. Komunikasi dengan cabang olahraga terus dilakukan dan mayoritas atlet disebut siap bertanding dalam kondisi apa pun.
“Sejauh ini banyak cabang olahraga yang sudah berkomunikasi dengan kita. Mereka pada prinsipnya, apa pun kondisinya mereka siap. Semangatnya memang luar biasa,” tuturnya. (RIZ)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















