3 Hari Berlalu, Kebakaran di TPS Ilegal Tambun Selatan Belum Padam

Hingga Hari ke 3 Kebakaran di TPS ilegal samping Jalan Tol Cibitung Cilincing, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi masih belum padam. Akibat sumber air yang cukup jauh dan akses mobil pemadam kebakaran ke titik api tidak terjangkau. Petugas terpaksa melakukan pemadaman dari atas jalan tol, Senin (25/09).
Hingga Hari ke 3 Kebakaran di TPS ilegal samping Jalan Tol Cibitung Cilincing, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi masih belum padam. Akibat sumber air yang cukup jauh dan akses mobil pemadam kebakaran ke titik api tidak terjangkau. Petugas terpaksa melakukan pemadaman dari atas jalan tol, Senin (25/09).

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Memasuki hari ketiga, kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal Kampung Buwek, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi belum berhasil dipadamkan.  Personel Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi masih terus berjibaku sejak Sabtu 23 September 2023 lalu.

BACA: TPS Ilegal di Tambun Selatan Kebakaran, Tol Cibitung Cilincing Sempat Ditutup Sementara

Bacaan Lainnya

“Iya udah 3 hari kejadiannya. Kami terus berupaya memadamkan ya dari hari Sabtu, Minggu hingga hari ini. Kendalanya itu karena tumpukan sampahnya agak tebal. Disemprot bagian atas dibawah masih ada baranya sehingga masih mengeluarkan asap,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Hasan Basri, Senin (25/09) sore.

Selain itu, sambungnya, sumber air cukup jauh dan akses mobil pemadam kebakaran ke titik api tidak terjangkau. Petugas terpaksa melakukan pemadaman di area yang terbakar dari atas jalan tol Cibitung Cilincing. “Ya kami terpaksa menyemprot dari atas jalan tol. Karena untuk ke lokasi mobil pemadam juga sulit ditambah membawa air jadi tonasenya berat,” kata dia.

Namun demikian pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi lain untuk turut membantu proses pemadaman. Salah satunya dengan membelah tumpukan sampah menggunakan alat berat. Selain mencegah api meluas, belahan tumpukan sampah di TPS ilegal ini juga diyakini bisa menjadi akses bagi mobil pemadam masuk ke titik yang masih ada api tetapi tidak bisa terjangkau.

“Tadi saya lihat Dinas LH (Lingkungan Hidup) sudah menurunkan satu buah beko. Mungkin itu bisa digunakan untuk membelah tumpukan sampah agar tidak meluas dan membuka akses jalan ke titik api yang belum terjangkau,” ungkapnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda TPSD ilegal seluas dua hektare yang berada di sebelah Jalan Tol Cibitung Cilincing, Kabupaten Bekasi. Kepulan asap yang membubung tinggi membuat akses kendaraan yang melintas di jalan tol terganggu.  Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, akses jalan Tol Cibitung – Cilincing sempat ditutup sementara.

Ketua RT setempat, Eli Sanusi menyatakan kebakaran terjadi sejak Sabtu (23/09) malam. Petugas Damkar yang dibantu warga sempat berhasil memadamkan api. Namun pada Minggu pagi, api kembali berkobar.  “Kebakaran TPS itu sejak semalam ya, sekira pukul 9 malam dan api sempat padam tapi pagi tadi besar lagi,” kata dia, Minggu (24/09).

Selain menganggu pengguna jalan tol, kebakaran TPS ilegal ini juga membuat warga juga khawatir lantaran api terus merembet hingga mendekati pemukiman warga. “Lokasi (kebakaran) sebelah timur dan tol sebelah barat ya jelas menganggu. Ya warga harapannya sih kerjasama dari berbagai pihak agar kebakaran tidak merembet hingga ke pemukiman warga,” kata dia.

Hingga Minggu sore, petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman di lokasi. Adapun penyebab kebakaran di TPS itu sendiri diduga akibat adanya pembuangan puntung rokok oleh oknum tidak bertanggung jawab. (dim/ded)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait