Polisi Antisipasi Kemacetan Selama Perbaikan Jalan KH Raden Ma’mun Nawawi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Kepolisian Resort Metro Bekasi mengambil langkah antisipasi guna mengurai potensi kemacetan yang diperkirakan akan terjadi selama proses perbaikan Jalan KH Raden Ma’mun Nawawi. Proyek perbaikan jalan ini mencakup wilayah Serang Baru hingga Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas akan melibatkan jajaran kepolisian sektor terdekat dengan lokasi perbaikan. Meski demikian, pihaknya tetap akan memantau dan siap menurunkan tim urai jika terjadi kepadatan lalu lintas.

Bacaan Lainnya

“Pengaturan awal kami serahkan ke Polsek terdekat. Namun tetap kami pantau, dan jika terjadi kepadatan akan kami turunkan tim urai,” ujar Sugihartono, Kamis (16/04).

BACA: Jalan KH Raden Ma’mun Nawawi Bakal Diperbaiki, DPRD Jabar Siap Kawal

Sugihartono menjelaskan bahwa meskipun perbaikan jalan ini berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena statusnya sebagai jalan provinsi, pihak kepolisian tetap berperan aktif dalam pengamanan dan pengaturan arus kendaraan.

Selama pelaksanaan proyek, personel kepolisian akan disiagakan di titik-titik strategis, terutama di persimpangan jalan dan ruas-ruas yang rawan terjadi kemacetan. Selain itu, pihak kontraktor juga diwajibkan untuk menempatkan petugas pengatur lalu lintas atau flagman di area pekerjaan.

“Personel pasti ada di lapangan untuk mengatur sirkulasi. Dari pihak pelaksana juga harus menyiapkan flagman,” tegas Sugihartono.

Sugihartono mengimbau warga untuk mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan yang dapat memperparah situasi di lapangan, teruatama pada jam rawan yakni pada pagi hari pukul 06.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB, yang bertepatan dengan jam berangkat dan pulang kerja.

“Kami imbau masyarakat untuk mencari jalur alternatif. Karena kalau semua kendaraan menumpuk di satu titik, kapasitas jalan tidak akan mencukupi dan berpotensi menimbulkan kemacetan,” jelasnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait