BERITACIKARANG.COM, CIKARANG TIMUR – Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin ingin pemain sepak bola usia dini dari berbagai daerah di Indonesia mendapat kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat dan menembus level nasional.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar melahirkan pesepak bola berkualitas. Namun, potensi tersebut perlu didukung sistem pencarian bakat dan pembinaan yang menjangkau daerah secara merata.
“Indonesia tuh punya jumlah penduduk hampir 300 juta, 270-an juta, masa sih kita tidak bisa mencari bibit? Masa kita tidak menemukan betul-betul permata-permata dari daerah?” kata Sultan.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka Turnamen Sepak Bola BLISPI Youth Cup V Piala Ketua DPD RI di Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/10).
BACA: 64 Tim dari Berbagai Daerah di Indonesia Berebut Gelar BLISPI Youth Cup V di Cikarang
Sultan menilai kompetisi usia dini menjadi salah satu cara untuk menemukan talenta yang belum mendapatkan akses pembinaan memadai. Karena itu, pembinaan harus dimulai sejak pemain masih berada pada usia sekolah, bukan hanya ketika mereka sudah siap berkompetisi di level profesional.
“Kita tidak boleh hanya berkompetisi pada saat barangnya sudah jadi. Tapi kita mau dampingi dari awal,” ujarnya.
Ia mengatakan, DPD RI bersama Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) akan mendorong penyelenggaraan kompetisi secara konsisten agar kesempatan bagi pemain muda semakin terbuka.
Sultan Bachtiar Najamudin bahkan mengusulkan kompetisi berjenjang yang dimulai dari tingkat desa, kemudian kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Intinya itu, kita harapkan ke depan muncul pemain-pemain nasional yang betul-betul asli dari daerah, dan itu punya kesempatan yang sama dari Aceh sampai ke Papua,” katanya.
Sebelumnya, mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan sepak bola. Namun, potensi tersebut harus didukung sistem pembinaan yang baik dan peningkatan kualitas pelatih.
Menurut Shin Tae-yong, para pemain muda membutuhkan pendampingan dari pelatih berkualitas, termasuk peran para legenda sepak bola Indonesia, untuk memperkuat fondasi pembinaan sejak dini.
BLISPI Youth Cup V berlangsung pada 25–28 Oktober 2026 dan diikuti 64 tim dari berbagai daerah di Indonesia. Turnamen ini mempertandingkan empat kelompok usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-16. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















