Teror Monyet Liar di Tarumajaya Berlanjut, Anak Kecil Alami Luka Serius di Wajah

Screenshoot rekaman CCTV saat korban diserang monyet liar di perumahan di Kampung Bali, Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (12/10).
Screenshoot rekaman CCTV saat korban diserang monyet liar di perumahan di Kampung Bali, Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (12/10).

BERITACIKARANG.COM, TARUMAJAYA – Serangan monyet liar di Perumahan Bali Indah, Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kembali meresahkan warga. Seekor monyet liar dilaporkan menyerang seorang anak hingga mengalami luka serius di bagian wajah.

Korban yang sedang berjalan kaki tiba-tiba diserang hewan tersebut. Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Tarumajaya, AKP I Gede Bagus Ariska Sudana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan warga dan mengerahkan anggota ke lokasi kejadian untuk mencari keberadaan monyet tersebut.

“Begitu menerima laporan dari warga, anggota kita langsung mendatangi TKP. Kita sudah melakukan pencarian ke lapangan bersama anggota, tetapi monyet tersebut belum ditemukan,” kata Gede, Senin (12/10).

BACA: Dicakar dan Digigit Monyet Liar, Balita 2 Tahun di Tarumajaya Luka 26 Jahitan di Punggung

Gede menduga monyet yang menyerang korban terbaru kemungkinan merupakan hewan yang sama dengan yang terlibat dalam kejadian sebelumnya. Namun, dugaan tersebut masih perlu dipastikan lebih lanjut.

Ia mengimbau warga, terutama yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.

“Warga masyarakat sekitar diharapkan waspada dan berhati-hati. Jika melihat binatang tersebut, segera laporkan kepada petugas. Kemungkinan dari korban pertama hingga korban yang sekarang, monyetnya sama,” ujarnya.

Balita Pernah Dijahit 26 Jahitan

Sebelumnya, serangan monyet liar juga menimpa seorang balita berusia dua tahun di Perumahan Bali Indah, Desa Setiamulya, pada Selasa (10/03) lalu.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka gigitan dan cakaran serius di bagian punggung hingga harus menjalani tindakan medis berupa 26 jahitan.

Bibi korban, Uut Supriati (38), menceritakan bahwa saat kejadian, keponakannya sedang bermain mobil-mobilan di teras rumah setelah dirinya selesai memandikan dan mengganti pakaian anak tersebut.

Uut mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah mendengar tangisan keras dari luar rumah. Ketika memeriksa, ia mendapati keponakannya terluka dan darah mengalir di lantai.

“Saya lihat dia sudah miring. Pas saya pegang, ternyata ada darah di keramik. Lukanya di bagian belakang,” kata Uut, Rabu (11/03).

Menurut Uut, serangan tersebut bukan kejadian pertama. Berdasarkan informasi yang diketahuinya, sudah ada tiga anak yang menjadi korban serangan monyet liar di lingkungan tersebut.

“Setahu saya ada tiga korban. Yang paling parah itu yang kedua, sampai luka besar di bagian kepala,” ungkapnya.

Warga mengaku khawatir serangan serupa kembali terjadi, terutama karena banyak anak kecil yang beraktivitas dan bermain di lingkungan perumahan. Kemunculan monyet liar itu juga mengejutkan warga karena sebelumnya mereka tidak pernah melihat hewan tersebut di kawasan itu.

“Di sini sebelumnya tidak pernah ada monyet. Baru kali ini saja,” tuturnya.

Warga berharap pihak berwenang segera menemukan dan menangkap monyet liar tersebut agar tidak kembali menyerang, khususnya anak-anak yang beraktivitas di sekitar permukiman. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait