BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah pusat melalui inisiatif Presiden Prabowo Subianto mulai membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi. Program ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas 5,4 hektare yang terletak di dekat Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengungkapkan bahwa progres pembangunan sekolah ini telah mencapai 10 persen. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini, atau sebelum dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027. “Pembangunan telah berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, progres telah mencapai sekitar 10 persen, dengan masa kontrak pekerjaan hingga bulan Juli 2026,” kata dia.
Endin berharap kehadiran Sekolah Rakyat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial. Sekolah ini dirancang untuk menampung siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA dengan target kapasitas sekitar seribu siswa per angkatan. “Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang tertinggal dalam pendidikan dasar,” tambahnya.
BACA: Pemkab Bekasi Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Program Presiden Prabowo
Persiapan untuk program ini juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk pendataan calon peserta didik. Dinas Sosial Kabupaten Bekasi telah memulai proses penjaringan peserta dari desil 1 hingga 5. “Sehingga saat nanti dilaunching, kewajiban kita dalam menyiapkan peserta sudah siap,” jelas Endin.
Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Kementerian PUPR, Tommy, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat Tahap 2. “Kontrak pekerjaannya dimulai sejak 2 Desember 2025 dan akan berakhir pada 29 Juli 2026,” ujarnya.
Setelah selesai, Sekolah Rakyat ini akan langsung digunakan untuk menampung siswa-siswi baru serta siswa dari Sekolah Rakyat rintisan yang telah beroperasi sebelumnya. Total kapasitasnya direncanakan mencapai seribu siswa dari jenjang SD hingga SMA. “Sekolah Rakyat ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, asrama putra dan putri, ruang serbaguna, ruang makan, ruang ibadah, serta fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer, basket, dan lapangan upacara,” ungkapnya,
Tommy juga menambahkan bahwa lahan pembangunan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Bekasi yang nantinya akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial sebagai pihak pengelola. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















