BERITACIKARANG.COM, SUKATANI – Persoalan korek api diduga menjadi pemicu perselisihan yang berujung pada kematian seorang pelajar kelas IX SMP berinisial AB (15) di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan informasi sementara, perselisihan bermula ketika R (15) menuduh AB mengambil korek api miliknya. Pertengkaran tersebut diduga berlanjut hingga keduanya terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Kapolsek Sukatani AKP Nano Indratno mengatakan polisi telah mengamankan R, yang diketahui merupakan teman korban. Remaja tersebut diamankan di kediamannya beberapa jam setelah AB ditemukan meninggal dunia.
BACA: Kasus Pelajar SMP Tewas di Sukatani, Remaja Sebaya Diamankan Polisi
“Dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian berhasil mengamankan satu orang yang diketahui merupakan teman korban,” ujar Nano, Selasa (13/10) siang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), AB mengalami dua luka pada bagian punggung dan satu luka terbuka di bagian depan leher.
Sebelumnya, jasad AB ditemukan di wilayah Kampung Kali Abang, RT 04 RW 03, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani. Amad, warga setempat, mengatakan korban ditemukan pada Selasa dini hari.
Untuk mendalami perkara tersebut, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri tangkapan layar percakapan WhatsApp antara korban dan terduga pelaku yang berkaitan dengan perselisihan keduanya.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, meliputi dua bilah celurit, satu helm hitam, pakaian yang dikenakan korban dan terduga pelaku, satu tas, serta satu unit telepon genggam.
Hingga kini, penyidik masih mendalami rangkaian kejadian dan motif yang melatarbelakangi perselisihan tersebut. Penanganan perkara turut mempertimbangkan status R yang masih berusia anak. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















