Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin saat meninjau salah satu dapur umum yang dipersiapkan untuk menyediakan kebutuhan makan dan minum warga yang terdampak bencana banjir pada musim penghujan awal tahun 2021.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin saat meninjau salah satu dapur umum yang dipersiapkan untuk menyediakan kebutuhan makan dan minum warga yang terdampak bencana banjir pada musim penghujan awal tahun 2021.

8 Dapur Umum Layani Kebutuhan Pangan Korban Banjir dan Puting Beliung

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan sejumlah dapur umum untuk menyediakan kebutuhan makan dan minum warga yang terdampak bencana banjir dan puting beliung  pada musim penghujan di awal tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin mengatakan ada 8 dapur umum yang telah disiapkan. Dapur umum tersebut dikelola oleh relawan Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan dalam satu hari setiap dapur umum mampu menyediakan 500 sampai 700 porsi makanan .

“Tetapi jumlah yang disediakan menyesuaikan dengan warga yang terdampak. Ada yang 500 hingga 700 porsi dan ada juga yang hanya 150 sampai 300 porsi,” kata Endin, Senin (08/02).

Untuk di wilayah Kecamatan Babelan, dapur umum tersebut berada di Komplek Perakantoran Camat Babelan, Kecamatan Cikarang Timur di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Utara di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Pusat di Desa Pasir Ranji, lalu Kecamatan Pebayuran di Desa Bantarsari.

Kemudian dapur umum Kecamatan Kedungwaringin di Desa Bojongsari, Kecamatan Setu di Desa Tamansari dan Kecamatan Muaragembong di Desa Pantai Harapan Jaya.

Endin menegaskan makanan yang telah disiapkan, tidak hanya dibagikan kepada korban yang berada di posko pengungsian, tetapi juga diantarkan kepada korban yang bertahan di rumahnya masing-masing.  “Yang (bertahan) dirumah dikirim juga,” kata dia.

Diketahui, seperti di daerah lainnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi terendam banjir. Selain karena intentitas hujan deras, banjir juga dipicu luapan air sejumlah sungai yang melintasi pemukiman warga.

Hingga Senin 08 Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat terdapat sejumlah wilayah di 12 kecamatan yang terdampak banjir dengan ketinggian berkisar 30-150 sentimeter.

Selain itu, bencana angin puting beliung juga menyapu permukiman warga di Desa Tamansari, Kecamatan Setu.

Adapun 12 Kecamatan yang wilayahnya terdampak banjir yakni Kecamatan Cibitung, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cikarang Utara, Cabangbungin, Pebayuran, Sukawangi, Sukakarya, Cikarang Timur, Sukatani, Babelan dan Muaragembong.

Hingga kini, petugas masih melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak serta mereka yang terpaksa mengungsi lantaran kediamannya terkena banjir. (BC)