Sempat Memanas! Warga Sukadanau Kembali Gelar Aksi di GRP

Warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi kembali melakukan aksi damai di depan PT. Gunung Raja Paksi (GRP), Kamis (28/03).
Warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi kembali melakukan aksi damai di depan PT. Gunung Raja Paksi (GRP), Kamis (28/03).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG BARAT – Warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi bersama sejumlah tokoh masyarakat wilayah setempat kembali melakukan aksi damai di depan PT. Gunung Raja Paksi (GRP), Kamis (28/03).

BACA: Warga Sukadanau Keluhkan Debu GRP

Bacaan Lainnya

Aksi damai ini pun sempat memanas saat salah seorang peserta aksi berniat melakukan aksi blokir jalan di depan pintu gerbang perusahan. Kondisi ini berlanjut saat seorang pria yang diduga provokator menegur peserta aksi. Tak terima ditegur, peserta aksi pun sempat terlibat adu mulut dengan pria tersebut.

Beruntung pihak kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi berhasil melerai kedua belah pihak.

Perwakilan pengunjuk rasa, H. Imam Mulyana menjelaskan aksi ini kembali dilakukan lantaran pihak perusahaan dinilai abai terhadap keluhan warga yang telah disampaikan sebelumnya. Alhasil, warga pun mendesak agar aktivitas produksi semen oleh perusahaan baja swasta terbesar di Indonesia tersebut dihentikan alias ditutup.

“Kita menggelar aksi sampai pabrik ini tutup. Kita udah dua kali aksi tidak ditanggapi. Ini kan ada dugaan pencemaran ya, pabrik yang produksi semen ini membuat bising, getaran hingga bangunan menjadi rusak dan juga debu. Bahkan, satu orang warga nyaris gila gara-gara sering mendengar suara bising saat produksi,” kata dia.

Meski sempat diwarnai bersitegang, aksi damai yang diikuti puluhan warga tersebut berlangsung tertib. Warga pun berjanji akan menggelar aksi lebih besar jiga tuntutannya tidak terpenuhi. “Apabila aksi damai tidak juga di gubris kami akan turun bersama warga membawa massa lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Sementara pihak perusahaan masih belum memberikan keterangan terkait aksi yang dilakukan warga. (ded)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait