BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi mulai menyasar sejumlah pemukiman untuk dilakukan tes swab antigen. Tes ini merupakan lanjutan dari pemeriksaan yang dilakukan di sejumlah pos penjagaan di perbatasan Kabupaten Bekasi.
Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi sekaligus Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 yang berasal dari warga yang baru pulang mudik.
“Jadi selain kami melakukan pemeriksaan di pos perbatasan, baik di Tol Jakarta-CIkampek maupun jalur arteri Pantura Kabupaten Bekasi-Karawang, kami juga lakukan pemeriksaan dengan mendatangi rumah-rumah warga yang pulang dari mudik. Kami lakukan ini untuk mencegah penularan covid-19 di Kabupaten Bekasi,” ujarnya, Kamis (20/05)
Sejauh ini, tes swabantigen telah dilakukan di sembilan kecamatan yang dilaporkan terdapat warga yang baru pulang dari kampung halaman. Tes swab antigen ini dilakukan petugas Dinas Kesehatan, Puskesmas dengan dibantu para personel kepolisian.
“Tes ini sudah kami lakukan sejak awal pekan kemarin dan terus dilakukan sesuai dengan laporan bahwa ada warga yang baru pulang dari mudik,” ucap dia.
Dari sembilan kecamatan itu, tes swab antigen telah dilakukan pada 1.050 pemudik. Hasilnya, sebanyak tujuh pemudik dinyatakan reaktif yang kemudian menjalani isolasi mandiri. “Kami upayakan untuk menjalani isolasi dengan pengawasan dari polsek dan aparat setempat,” ucap Hendra.
Sebanyak tujuh pemudik yang reaktif itu berasal dari enam kecamatan, mulai dari Setu, Tambun Selatan, Cikarang Pusat, Serangbaru dan Cikarang Utara. Di Setu, awalnya petugas memeriksa terhadap 20 warga yang baru pulang mudik. Hasilnya, satu orang dinyatakan reaktif covid-19. Kemudian tes dilanjutkan kepada 40 warga yang baru pulang mudik lainnya, lalu dihasilkan satu orang lainnya reaktif.
Lalu Tambun Selatan, tes dilakukan terhadap 79 orang dan dihasilkan satu orang reaktif. Di Cikarang Pusat, petugas melakukan tes kepada 245 orang dan dihasilkan satu orang reaktif. Kemudian di Cikarang Utara didapat dua orang reaktif covid-19 dari 339 orang yang diperiksa tes antigen. Terakhir di Serangbaru didapat satu orang reaktif dari 200 orang yang diperiksa.
Selanjutnya empat kecamatan lain yang dilakukan tes swab antigen namun nihil reaktif yakni Kedungwaringin (tes dilakukan pada 12 orang), Tambelang (54 orang), Cikarang Selatan (50 orang) dam Sukatani (11 orang).
Hendra mengatakan, tes swab antigen ini akan terus dilakukan secara maksimal kepada warga yang baru kembali dari kampung halaman. Pihaknya pun masih mendapat laporan jumlah warga yang baru kembali dari mudik untuk menjalani tes.
Hendra mengimbau warga yang baru kembali dari kampung halaman untuk menjalani isolasi mandiri sebelum dilakukan tes antigen. “Jadi sebelum dipastikan negatif covid-19, kami imbau warga agar berdiam diri dulu di kediamannya masing-masing. Ini penting untuk memastikan agar covid-19 ini kasusnya tidak kembali meningkat. Pencegahan penularan covid-19 ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah maupun kepolisian saja, tapi peran serta seluruh masyarakat,” ucap dia. (BC)