BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Tren kasus positif Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Bekasi terus bertambah.
Berdasarkan data yang dirilis situs Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi pada Jum’at 17 April 2020 sekitar pukul 08.00 WIB, total pasien positif COVID-19 sejauh ini berjumlah 55 orang dengan rincian 8 meninggal, 14 sembuh dan 33 dirawat.
Bertambahnya tren kasus positif COVID-19 ini juga dibarengi dengan kasus kematian pasien suspect COVID-19 yang sejauh ini telah mencapai 36 orang.
Dengan demikian, jumlah pasien meninggal baik positif maupun suspect telah mencapai 44 orang yang terdiri dari 27 laki-laki dan 17 perempuan.
Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan ke 36 orang tersebut merupakan Pasien Dalam Perawatan (PDP) yang meninggal dan belum diketahui positif atau negatifnya karena masih harus menunggu hasil pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction).
“Ketika hasil labnya keluar, baru mereka akan keluar dari suspect apakah hasilnya positif atau negatif,” kata Alamsyah, Jum’at (17/04).
Hasil pemeriksaan PCR, kata dia baru bisa diketahui antara 3 – 7 hari setelah pasien tersebut meninggal. “Karena sebelumnya kita harus kirimkan untuk test swab pasien tersebut ke Jakarta dan Bandung,” tuturnya.
Dari beberapa kasus, sambungnya, terdapat sejumlah pasien yang terkonfirmasi positif usai menjalani pemeriksaan PCR. “Ada, beberapa hari kemudian setelah diketahui hasil lab berubah menjadi positif . Ada yang seperti itu,” kata dia.
Namun demikian, Alamsyah menagaskan sejak Selasa 14 April 2020 lalu Kabupaten Bekasi kini telah memiliki alat untuk test PCR. “Jadi sekarang kita sudah nggak mengirimkan lagi untuk test swab pasien suspect yang meninggal ke Jakarta maupun Bandung,” tandasnya. (BC)