Puluhan Wanita Rawan Sosial Ekonomi Dilatih Tata Rias Kecantikan

Pelatihan Tata Rias Kecantikan yang digagas Baznas Kabupaten Bekasi bersama HARPI Melati menjadi salah satu upaya Pemerintah Daerah mengurangi angka pengangguran di wilayahnya.
Pelatihan Tata Rias Kecantikan yang digagas Baznas Kabupaten Bekasi bersama HARPI Melati menjadi salah satu upaya Pemerintah Daerah mengurangi angka pengangguran di wilayahnya.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Sebanyak 29 Wanita Rawan Sosial Ekonomi di Kabupaten Bekasi mendapatkan Pelatihan Tata Rias Kecantikan. Pelatihan yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Daerah mengurangi angka pengangguran di wilayahnya.

BACA: Tekan Angka Pengangguran, Baznas Bekali Pemuda Kabupaten Bekasi Keahlian Service AC

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan memberikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Bekasi yang telah menggagas program ini. Selain mendapatkan pelatihan dasar tata rias, peserta juga mendapatkan perlengkapan make up dan sertifikat serta pendampingan dari Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Bekasi setelah acara pelatihan selesai.  Dengan adanya pendampingan ini para peserta diharapkan mampu menjalankan bisnis tata rias secara mandiri.

“Jadi nanti bisa dijadikan asisten dulu bagi perias yang sudah mapan (ahli). Nanti kalau dia sudah bisa mandiri, bisa menjalankan usahanya. Sehingga tujuan dari Baznas yaitu mengurangi pengangguran, ini bisa tercapai,” kata Dani usai membuka Pelatihan dan Keterampilan Tata Rias Kecantikan di aula Gedung Baznas Kabupaten Bekasi, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat pada Senin (16/10).

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Syamsul Bahri menjelaskan Pelatihan Tata Rias Kecantikan ini merupakan bagian dari program Bekasi Mandiri. Program Pelatihan Tata Rias Kecantikan diprioritaskan untuk masyarakat atau wanita yang belum memiliki pekerjaan. “Pelatihan ini diberikan oleh Baznas agar mereka memiliki keterampilan. Dengan keterampilan yang dimiliki mudah-mudahan  mereka bisa mandiri mengelola kehidupan ekonominya,” kata Syamsul Bahri.

Selain tata rias, tidak menutup kemungkinan kedepan Baznas juga akan menggelar pelatihan lainnya bekerjasama dengan komunitas maupun organisasi profesi yang ada di Kabupten Bekasi. “Kenapa, karena akan mempermudah bagi kami untuk proses monitoring evaluasi dan pendampingannya. Dengan demikian akan terukur keberhasilan program baik output maupun outcome-nya,” kata dia.  (dim)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait