Plt Bupati Bekasi Miris Marak Pemuda Terlibat Kriminal

Ilustrasi
Ilustrasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tingkat Kabupaten Bekasi masih menyimpan fakta yang sangat miris. Generasi muda harusnya berperan positif membangun daerah dan kiranya menjadi garda terdepan menunjang stabilitas keamanan. Tapi sejumlah kasus yang akhir – akhir ini terjadi, pelakunya justru banyak dari kalangan pemuda.

BACA: DPRD Tuding Kegiatan Kepemudaan di Kabupaten Bekasi Mandul

Bacaan Lainnya

Plt Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja  mengaku sangat miris dengan banyaknya generasi milenial di Kabupaten Bekasi yang menjadi pelaku atau terlibat tindak kriminal.

“Di kita ini kan sebetulnya banyak organisasi kepemudaan. Mungkin melalui itu kita akan melakukan pembinaan-pembinaan kepada generasi muda  dan mengoptimalkan program-program di dalamnya. Kita akan terus melakukan pembinaan agar pemuda kita kedepannya lebih baik lagi,” kata Eka Supria Atmaja saat ditemui usai menghadiri upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tingkat Kabupaten Bekasi di Lapangan Plaza Pemkab Bekasi, Senin (29/10).

Eka menuturkan bahwa sudah menjadi tugas bagi semua pihak untuk membimbing para pemuda ke arah yang lebih baik.  “Tugas semua pihak untuk mengawal dan mengawasi para pemuda untuk lebih melakukan tindakan positif, agar tindakan negatif bisa dikurangi dan tindakan positif bisa lebih ditonjolkan,” ungkapnya.

BACA: Komplotan Begal yang Lukai Anggota TNI Ditangkap, Beberapa Masih di Bawah Umur

Menurutnya, melalui peringatan sumpah pemuda kali ini diharapkan menjadi momentum bagi para pemuda di Kabupaten Bekasi untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerahnya.

“Banyak bidang yang bisa diisi dan pemuda kita harus ambil peran dengan berprestasi, berani untuk tampil dan berkontribusi untuk bagaimana kedepannya  bisa memajukan Kabupaten Bekasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Kepala Kepolisian Resort Metro Bekasi, AKBP Luthfie Sulistiawan mengatakan kepolisian terus berupaya untuk menekan keterlibatan pemuda dalam tindak kriminal. Salah satunya dengan menginstensifkan penyuluhan ke sekolah-sekolah.

“Sekarang ini yang sekarang sedang kita giatkan adalah upaya penanaman kesadaran bagi para pemuda khususnya di tingkat pelajar. Penyuluhan dilakukan mulai dari urusan lalu lintas sampai hal-hal lain berkaitan dengan kriminal. Selain Sat Lantas, tentu kita juga melibatkan komponen lainnya mulai dari Sat Binmas sampai Sat Narkoba” ungkapnya.

BACA: Belajar dari Youtube, Pelajar Asal Babelan Tewas Usai Tenggak Miras Racikannya

Upaya ini, kata dia, tentu tidak bisa dilakukan oleh pihaj kepolisian saja, melainkan juga beriringan dengan institusi lainnya di Pemerintah Kabupaten Bekasi. “Kita sudah bicara dengan Dinas Pendidikan untuk terus secara simultan melakukan pembinaan, penyuluhan dan pelatihan kepada generasi muda, khususnya pelajar,” kata Luthfie.

Meski demikian, ia mengakui  masih ada beberapa  hal yang perlu di evaluasi. “Tentu kita akan evaluasi juga bahwa barangkali ada metode yag kurang pas, atau materinya yang kurang tepat, itu yang saat ini sedang kita evaluasi dengan dinas pendidikan dan bekerjasama juga dengan dinas-dinas lainnya di Pemda,” kata dia. (BC)

Pos terkait