BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Pedagang bakso di Kabupaten Bekasi mengaku mulai was-was bila terjadi kelangkaan daging sapi. Hal ini menyusul aksi mogok penjual daging sapi di Pasar Cikarang yang direncanakan dilakukan selama tiga hari karena harga yang melambung.
BACA: Penjual Daging Sapi di Pasar Cikarang Mogok Berjualan Hari ini, Apa Alasannya?
Bambang Prayitno (45), penjual bakso sempat terkejut saat mendapati tidak ada satupun penjual daging sapi yang berjualan di Pasar Cikarang. Akibatnya, dia mengaku terancam tidak bisa berjualan bakso dalam jangka beberapa hari kedepan.
“Kaget saya engga ada jualan, saya cuman dengar-dengar doang eh ternyata beneran mogok jualannya,” kata Bambang, Rabu (20/01).
Bambang mengungkapkan aksi yang dilakukan para pedagang sapi ini akan berdampak bagi para pedagang bakso. Apalagi diperkirakan ada ribuan pedagang bakso di Kabupaten Bekasi.
“Tentunya para pedagang bakso yang tergabung dalam usaha mikro kecil menengah atau UMKM akan merugi. Kami si maunya tidak perlu mogok, tapi gimana itu bentuk protes atas kenaikan harga daging sepi,” ucapnya.
Pengusaha bakso berharap aksi yang dilakukan tidak berlarut larut, dan aksi yang dilakukan pedagang daging dapat segera di dengar oleh Pemerintah Presiden Joko Widodo.
“Saya maupun pastinya seluruh pedagang bakso di Kabupaten Bekasi berharap secepatnya Presiden Jokowi untuk memerintahkan Menteri terkait untuk melakukan operasi pasar atau langkah apa gitu. Karena para pedagang bakso akan sangat terasa dampaknya terlebih di masa pandemi covid-19 saat ini,” kata dia. (BC)