Pemkab Bekasi Gelar Latihan Gabungan Simulasi Tanggap Bencana

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, membuka kegiatan Latihan Gabungan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Tingkat Kabupaten Bekasi bersama dengan Polres Metro Bekasi, Kodim 0509, PDAM Tirta Bahagasasi, Basarnas, dan Penggiat Kebencanaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan kantor PDAM Tirta Bhagasasi, Tegal Danas, Cikarang Pusat, pada Kamis (10/03), serta turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Camat Cikarang Pusat, serta Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi.

Dedy Supriadi menyampaikan bahwa, Pemkab Bekasi melaksanakan kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi serta mengantisipasi sedini mungkin potensi bencana yang dapat terjadi. Hadirnya berbagai instansi tersebut menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Bekasi merupakan tanggung jawab bersama.

“Hari ini kita saksikan simulasi tanggap bencana bekerja sama dengan instansi lainnya, karena kebencanaan apapun merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya kegiatan ini kita harus mendeteksi sedini mungkin dan mengantisipasi bencana tersebut,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa, beberapa wilayah rawan bencana di Kabupaten Bekasi telah dilibatkan dalam mitigasi kesiapsiagaan bencana. Hal tersebut dilakukan agar wilayah tersebut dapat merespon cepat apabila terjadi bencana, guna meminimalisir korban dan meminimalisir dampak yang dirasakan masyarakat.

“Sudah ditetapkan ada beberapa wilayah yang kita ikutkan sebagai mitigasi bencana, sepeti wilayah banjir, longsor, kebakaran di pusat kepadatan penduduk, dan lainnya dengan harapan dapat merespon cepat apabila terjadi bencana,” jelasnya.

Selain diterapkannya beberapa upaya mitigasi, ia menambahkan bahwa Pemkab Bekasi telah memiliki perlengkapan, kesiapan sumber daya masyarakat, serta koordinasi antar Perangkat Daerah yang dinilai baik. Ia yakin Pemkab Bekasi tidak akan mengalami kesulitan dalam menghadapi segala kemungkinan bencana.

“Alhamdulillah sampai saat ini, kita tidak mengalami kesulitan. Karena baik dari segi perlengkapan atau kesiapan sumber daya manusia, Kabupaten Bekasi sudah terkoordinasi dengan baik oleh BPBD dan Perangkat Daerah lainnya.” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD, Henri Lincoln, menyampaikan bahwa simulasi dan latihan gabungan tahun ini berfokus pada kesiapsiagaan bencana banjir, karena bencana banjir merupakan bencana yang paling banyak terjadi terutama di wilayah utara Kabupaten Bekasi.

“Sementara pada tahun ini kita prioritaskan untuk banjir, karena belajar dari pengalaman tahun 2021, banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Kabupaten Bekasi,” terangnya.

 

Dengan terlibatnya 230 personil gabungan dan 78 relawan penggiat kebencanaan, ia berharap dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta menurunkan resiko bencana di Kabupaten Bekasi, sehingga masyarakat tidak akan terkena dampak secara signifikan.

“Disampaikan bahwa 230 personil dan 78 relawan terlibat dengan harapan kita semakin siap siaga dalam menghadapi bencana,” kata dia. (ist)

Pos terkait