Mensos Gus Ipul Sosialisasikan DTSEN di Cikarang: Tekankan Akurasi Data untuk Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mensosialisasikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Gedung Swantantra Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, pada Rabu (04/03).
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mensosialisasikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Gedung Swantantra Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, pada Rabu (04/03).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mensosialisasikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Gedung Swantantra Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, pada Rabu (04/03). Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menekankan pentingnya akurasi data sebagai landasan utama penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran dan bebas dari intervensi kepentingan.

Gus Ipul menjelaskan bahwa DTSEN akan menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial serta program-program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 yang mengamanatkan pembaruan data secara berkelanjutan dan kolaboratif.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita koordinasi dalam rangka pemutakhiran DTSEN agar program-program kita, termasuk bantuan sosial yang disalurkan, bisa secara bertahap meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di bidang ekonomi. Data yang baik akan memandu program-program kita tepat sasaran,” ujar Gus Ipul.

BACA: Ada Penyimpangan Penyaluran Bansos, Warga Diminta Segera Lapor

Ia menambahkan bahwa Inpres Nomor 4 Tahun 2025 menginstruksikan pemerintah pusat dan daerah untuk bekerja sama dalam membantu pemutakhiran data yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Gus Ipul mengapresiasi kesiapan Kabupaten Bekasi dalam mendukung proses ini, termasuk melalui penyediaan sumber daya manusia, operator data desa, hingga perangkat pendukung seperti laptop.

“Saya berharap dengan adanya data yang semakin akurat dan real-time, bantuan sosial tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat,” kata Gus Ipul.

Menurut Menteri Sosial, keberhasilan DTSEN sangat bergantung pada kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Ia juga menekankan bahwa data bersifat dinamis sehingga membutuhkan kerja cepat, sistematis, dan berbasis teknologi. Peran operator desa menjadi sangat penting karena mereka bertugas melakukan input data di lapangan, bekerja sama dengan dinas sosial setempat.

“Memang masih ada kekurangan dan beberapa error, tetapi data kita semakin hari semakin solid. Tingkat error terus menurun. Apalagi jika masyarakat semakin sadar dan aktif terlibat, saya yakin data kita akan semakin akurat. Data yang akurat akan menghadirkan keadilan, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tersisih,” tegas Gus Ipul. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait