Binmas Polsek Tambun, Aiptu Tuwiyadi dan warga saat melakukan pencarian terhadap tiga bocah SD yang tenggelam.
Binmas Polsek Tambun, Aiptu Tuwiyadi dan warga saat melakukan pencarian terhadap tiga bocah SD yang tenggelam.

Main Layangan di Bekas Lokasi Galian, Tiga Bocah SD Tewas Tenggelam

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN UTARA – Tiga bocah SD dengan inisial Ro (8),  Ri (6) dan Da (6) meninggal dunia saat bermain di bekas galian Perumahan Darmawangsa, RT 04/01 Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Minggu (05/06) sekitar pukul 14.00 WIB.

Informasi yang BERITACIKARANG.COM himpun, kejadian berawal saat ketiga bocah itu bermain layang-layang di dekat bekas galian yang mirip danau. Saking asyiknya bermain, mereka tak mengira tiba-tiba ketika lari malah tercebur di lokasi hingga meninggal dunia.

“Ya memang benar, ada tiga anak yang tewas tercebur di bekas galian. Jenazahnya telah ditemukan jam 4 sore tadi,” ujar Binmas Polsek Tambun, Aiptu Tuwiyadi.

Setelah menemukan jenazah ketiga bocah ini, polisi dan warga bergegas mengantarkannya ke rumah duka untuk disemayamkan. Orang tua Ro, Ri dan Da membuat surat pernyataan tak dilakukan visum dan menerima hal ini sebagai musibah. (DB)

Baca Juga

Petugas gabungan yang terdiri dari jajaran Kepolisian Sektor Tambun dibantu oleh Tim Cobra Kepolisian Resor Metro Bekasi dan Subdenpom Bekasi saat mennggerebek lokasi yang diduga kuat menjadi tempat judi sabung ayam di di Kp. Pulo Dadap RT 01/03 Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utar, Sabtu (23/03) kemarin.

Dua Sarang Judi Sabung Ayam di Tambun Digrebek Polisi

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Dua lokasi yang diduga kuat sebagai sarang judi sabung ayam digrebek …

Kepala Kepolisian Sektor Tambun, Kompol Rahmad Sujatmiko bersama anggotanya saat bertakziah ke rumah salah seorang korban meninggal dunia akibat tsunami yang di wilayah pesisir Banten pada Sabtu (22/12) lalu.

Lima Warga Tambun Jadi Korban Tsunami di Banten, Polisi Beri Dukungan Moral

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Sebanyak lima orang warga Tambun menjadi korban tsunami yang menerjang bibir …