Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan dan kontraktor dari Waskita saat meninjau kondisi Gerbang Tol Gabus, Senin (30/05) | Foto: Yubunk
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan dan kontraktor dari Waskita saat meninjau kondisi Gerbang Tol Gabus, Senin (30/05) | Foto: Yubunk

Jelang Diresmikan, Pj Bupati Bekasi Tinjau Kondisi Gerbang Tol Gabus

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN UTARA  – Dua ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing bakal beroperasi dalam waktu dekat. Peresmian direncanakan bakal dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Juni mendatang.

BACA: Hore! Warga Tambun Utara Kini Punya Gerbang Tol Gabus

Guna memastikan persiapan jelang peresmian, Pj Bupati Dani Ramdan langsung melakukan pemantauan di Gerbang Tol Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Senin (30/05).

Dalam kunjungannya, Dani didampingi Sekda Kabupaten Bekasi Dedy Supriyadi, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan dan kontraktor dari Waskita.

Dani mengungkapkan jalan menuju gerbang tol, yakni Jalan Haji Nausan, masih harus dilakukan pembenahan lantaran masih sangat sempit.

“Exit tolnya sudah bagus, tapi jalan eksistingnya, Jalan Haji Nausan kan sempit hanya lima meter. Kami akan tambah dua meter lagi,” ujar Dani di lokasi.

Pihak kontraktor yakni Waskita, sambung Dani, menyanggupi untuk melakukan pembenahan di sekitar jalan sebelum masuk gerbang tol.

Namun demikian, mereka terkendala adanya bangunan liar di sisi kiri jalan yang membutuhkan koordinasi dengan pemda sebelum bisa dilebarkan.

Sedangkan di bagian kanannya, terdapat aliran sungai irigasi yang pondasinya mudah longsor.

Dani mengatakan pihaknya akan menangani permasalahan tersebut dalam waktu dekat sehingga kontraktor bisa langsung pelebaran jalan.

“Tantangannya kalau di kanan jalan akses, sebelahnya ada sungai irigasi dan itu butuh turap tembok penahan tanah. Harus tebal dan tinggi karena sungainya dalam, khawatir jebol. Kalau sebelah kirinya ada warung, tadi pak Sekcam bilang sudah menyanggupi untuk ditertibkan sehingga bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Pelebaran Jalan Haji Nausan dinilainya penting dikarenakan menjadi akses jalan menuju gerbang tol yang masuk dalam seksi 2-3 dari Interchange Telaga Asih sampai Interchange Tarumajaya dengan total sepanjang 24,45 km.

Oleh sebab itu, pihaknya akan menggenjot pembenahannya sehingga tak menyebabkan kemacetan lalu lintas di titik sebelum masuk ke Gerbang Tol Gabus.

“Ini akan diresmikan infonya dua minggu lagi,” ucap Dani. (dim)