BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi dari bulan Januari hingga Maret 2017 tercatat ada 60 kasus kebakaran. Jumlah ini diklaim menurun dengan periode yang sama di tahun 2016.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Farid Setiawan mengatakan mayoritas terjadinya kebakaran disebabkan karena human error. Masyarakat lebih memilih melarikan diri karena tidak mengetahui cara memadamkan api. “Ini juga terjadi ketika konsleting listrik. Itu kebanyakan human error karena tumpukan pada stop kontak,” ucapnya.
Ia menjelaskan kasus kebakaran yang terjadi beragam, mulai dari kebakaran di daerah pemukiman hingga pabrik. Meskipun menurun, potensi kebakaran justru kian meningkat.
“Potensi kebakaran itu meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk serta meningkat pula jumlah gedung yang ada. Dapat dilihat pemukiman makin meluas. Seperti Tambun Selatan dan Cikarang Barat itu menjadi paling rawan karena paling padat,” kata Farid.
Diungkapkan olehnya, pencegahan kebakaran terus dilakukan dengan melaksanakan pelatihan memadamkan api terhadap berbagai elemen masyarakat. “Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan nantinya masyarakat bisa melakukan upaya pemadam awal jika terjadi kebakaran di daerah sekitarnya,” kata Farid. (BC)