Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja, usai menyerahkan bantuan 1000 masker untuk tenaga medis di Puskesmas Karangbahagia, Rabu (22/04).
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja, usai menyerahkan bantuan 1000 masker untuk tenaga medis di Puskesmas Karangbahagia, Rabu (22/04).

Golkar Kabupaten Bekasi Bagikan Masker dan APD Untuk Tenaga Medis

BERITACIKARANG.COM, KARANGBAHAGIA  – Melakukan pencegahan terhadap wabah virus corona yang setiap saat mengintai keselamatan diri merupakan tanggung jawab setiap elemen masyarakat. Terlebih lagi bagi para tenaga medis yang menjadi garda terdepan untuk melakukan pelayanan kesehatan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terutama tenaga medis yang setiap saat berjuang demi tugas kemanusiaan di tengah pandemi COVID-19, kader Partai Golkar yang ada di Kabupaten Bekasi melakukan aksi sosial dengan membagikan 1000 masker di setiap Puskesmas yang tersebar di 23 Kecamatan.

“Kegiatan kita ini merupakan bentuk dukungan dan support kami terhadap para tenaga medis. Semoga masker yang kita berikan dapat bermanfaat bagi mereka untuk menunjang keselamatan selama bertugas melayani pasien,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja, usai menyerahkan bantuan di Puskesmas Karangbahagia, Rabu (22/04).

Menurutnya, aksi sosial ini dilatarbelakangi adanya informasi bahwa ketersediaan stok masker di Puskesmas sudah menipis. “Memahami hal ini, kami para kader Partai Golkar yang ada di Kabupaten Bekasi bergerak memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kami. Kegiatan ini dilaksanakan secara massal oleh kader Partai Golkar se Kabupaten Bekasi yang ada di Dapil I sampail Dapil VI,” katanya.

Asep menambahkan aksi sosial seperti ini telah dilaksanakan para kader Partai Golkar untuk kesekian kalinya guna memutus mata rantai penyebaran wabah COVID-19, terutama pasca diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bekasi.   Bahkan sebelumnya, pihaknya juga telah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis di RSUD Kabupaten Bekasi.

“Tenaga medis baik yang ada di rumah sakit maupun puskesmas merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien COVID-19. Karena itu mereka harus dilengkapi dengan APD, sesuai dengan standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” tandasnya. (BC)

Baca Juga

Menjelang Ramadhan, personil Satpol PP Kabupaten Bekasi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh THM, café hingga warung remang-remang di wilayah Kabupaten Bekasi, Jum'at (09/04) lalu. Dari hasil sidak, petugas mengamankan sedikitnya 9 Pekerja Seks Komersil (PSK) yang kemudian dikirimkan ke panti rehabilitasi sosial di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Pemkab Bekasi Pastikan Tak Ada THM yang Buka Selama Ramadhan

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  – Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan tidak ada tempat hiburan malam (THM) yang …

Bocah 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kalimalang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Bocah berusia 14 tahun dilaporkan tenggelam di sungai Kalimalang, Kelurahan Jatimulya, …