Bupati Dorong Kreativitas Kepala Desa Lahirkan Inovasi Kembangkan Potensi Desa

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN  –  Kepala Desa di Kabupaten Bekasi terus didorong lebih inovatif dalam membangun wilayahnya sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa setempat.

Hal itu diungkapkan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam kegiatan peluncuran Laboratorium Inovasi Desa yang digagas Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Senin (29/03).

“Inovasi di setiap desa itu sebetulnya sudah kita dorong sejak lama dan sekarang dengan adanya Laboratorium Inovasi Desa ini kita pertajam lagi sehingga nantinya para kepala desa itu dapat diberikan pemahaman bagaimana agar mampu berinovasi lebih baik lagi,” kata Eka.

Menurut Eka, modal awal yang harus dimiliki adalah komitmen yang kuat dari para kepala desa untuk merealisasikan inovasi tersebut tepat sasaran dan memiliki dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Sebetulnya komitmen kepala desa itu sudah baik cuma saya pertegas lagi, inovasi apapun tentu harus dibarengi dengan komitmen yang kuat dari para kepala desa itu sendiri agar konsisiten terhadap apa yang dibuat dan tepat sasaran,” tuturnya.

Kemudian memunculkan ide inovasi yang akan dibuat dengan menggali potensi di wilayahnya masing-masing serta membuat regulasi dalam bentuk Peraturan Desa (Perdes). “Jadi melalui laboratorium inovasi desa ini secara sistematis mereka akan diberikan pengetahuan bagaimana membuat inovasi yang baik,” kata dia.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bekasi, Entah Ismanto menambahkan Laboratorium Inovasi Desa diluncurkan demi meningkatkan daya saing desa di Kabupaten Bekasi dan terwujudnya program One Village One Innovation atau satu desa satu inovasi.

Entah berharap inovasi yang dilahirkan para Kepala Desa mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melihat potensi-potensi yang ada di desanya masing-masing.

“Harapannya potensi-potensi yang ada di desa ini bisa tergali dengan baik dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” kata dia. (BC)