BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Belasan siswa SMP Negeri 04 Cikarang Barat yang berhasil diamankan oleh Petugas Patroli Polsek Tambun dan warga lantaran diduga hendak tawuran dengan barang bukti senjata tajam berupa samurai dan sabuk berkepala gear sepeda motor di Kp. Sasak Jarang, Desa Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan pada Selasa (21/03) kemarin mendapat perhatian serius dari Kapolsek Tambun, Kompol Bobby Kusumawardhana.
BACA : Hendak Tawuran, 12 Siswa SMP 04 Cikarang Barat diangkut Ke Polsek Tambun
Para guru dan orang tua siswa yang diamankan diwajibkan datang menjemput sekaligus membuat pernyataan tertulis agar lebih mengawasi anak-anaknya. “Kita tekankan agar para guru dan orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya,” kata Kompol Bobby Kusumawardhana, Rabu (22/03).
Selain itu, lanjutnya, kepolisian juga meminta agar para orang tua mengantar dan menjemput anaknya saat berangkat dan pulang sekolah serta tidak memberikan .
“Jika ada anak yang tertangkap tawuran dan kembali kedapatan membawa senjata tajam, tentu Polisi akan melakukan tindakan sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan terhadap para siswa yang berhasil diamankan telah dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Tambun, Iptu Tarmuji. Mereka dihukum dengan cara disuruh bernyanyi lagu nasional seperti Syukur dan Padamu Negeri. Uniknya, meskipun dua lagu nasional tersebut dinyanyikan bersama-sama, banyak siswa yang tidak hafal. (BC)