Bantuan Tahap I Mulai Disalurkan, BPBD Jawa Barat Lanjutkan Verifikasi Kerusakan Rumah Warga Akibat Gempa

Bantuan untuk sebagian rumah warga yang rusak akibat gempa di Sumedang, Jawa Barat mulai dicairkan. Kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat tengah memverifikasi rumah warga lainnya yang terdampak.
Bantuan untuk sebagian rumah warga yang rusak akibat gempa di Sumedang, Jawa Barat mulai dicairkan. Kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat tengah memverifikasi rumah warga lainnya yang terdampak.

BERITACIKARANG.COM, BANDUNG  – Bantuan untuk sebagian rumah warga yang rusak akibat gempa di Sumedang, Jawa Barat mulai dicairkan. Kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat tengah memverifikasi rumah warga lainnya yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Dani Ramdan mengatakan, bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui BNPB itu telah disalurkan untuk 300 rumah terdampak gempa Sumedang. Bahkan beberapa warga telah siap memerbaiki rumah dari bantuan yang diberikan. Sesuai ketentuan, rumah yang rusak ringan akan mendapat bantuan Rp.15 juta, rusak sedang Rp.30 juta dan rusak berat Rp.60 juta.

Bacaan Lainnya

BACA: Kabupaten Bekasi Waspadai Banjir, Tanah Longsor dan Puting Beliung

“Saat ini karena sudah tidak terjadi gempa lagi jadi sekarang fokus ke asesment dan yang sudah mendapatkan bantuan tinggal mengerjakan perbaikan rumah,” kata Dani, Sabtu (06/01).

Berdasarkan laporan diterima pihaknya, kata Dani, jumlah rumah yang diajukan mendapat bantuan akibat dampak gempa Sumedang berjumlah lebih dari 1.300 rumah.  Dari jumlah tersebut, baru sekitar 300 rumah yang telah diverifikasi dan kini menerima bantuan. Sedangkan sisanya masih dalam tahap verifikasi.

“Untuk tahap pertama, 300 rumah sudah diberikan bantuannya, karena laporan yang kami terima di atas 1.000 rumah, jadi kami lakukan verifikasi tingkat kerusakannya. Termasuk ada bangunan sekolah dan juga masjid yang terdampak,” ucap dia.

Selain verifikasi kerusakan, lanjut Dani, pihaknya turut memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai ke warga terdampak dan digunakan untuk memerbaiki rumah. Untuk itu, seluruh tim diturunkan secara penuh untuk menyelesaikan kajian kebutuhan pasca bencana.

“Kami membantu mengawasi agar betul-betul dananya untuk perbaikan rumah, sambil asesmen tahap dua. Kemudian agar laporan sesuai dengan kondisi sebenarnya maka kami turunkan tim penuh di Sumedang sejak hari pertama hingga sekarang secara bergantian,” kata Dani Ramdan.

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sumedang

Diketahui, gempa bumi dengan kekuatan 4,8 Magnitudo mengguncang Sumedang dan sekitarnya pada Minggu (31/12/2023) malam. Bahkan guncangan pun terasa hingga Bandung, Subang, Garut, Cirebon, dan beberapa kawasan lainnya di Jawa Barat.

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyatakan lokasi gempa berada di koordinat 6.85 derajat Lintang Selatan (LS) dan 107.94 derajat Bujur Timur (BT). Gempa ini memiliki kedalaman 5 kilometer. Sementara itu, pusat gempa berada di 2 kilometer Timur Laut, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Berdasarkan keterangan resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Badan Geologi (PVMBG), gempa bumi tersebut diperkirakan terjadi karena adanya aktivitas Sesar Cileunyi-Tanjungsari. (riz)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait