Kepala Bidang Penataan dan Penegakkan Hukum Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Arnoko
Kepala Bidang Penataan dan Penegakkan Hukum Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Arnoko

Tiga Bocah Alami Luka Bakar, Dinas Lingkungan Hidup Tutup Lahan Kosong di Tarumajaya

BERITACIKARANG.COM, TARUMAJAYA – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi menutup lahan kosong di Kp. Kramat Blencong RT 01/20, Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya. Lokasi itu merupakan tempat tiga bocah mengalami luka bakar beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Penataan dan Penegakkan Hukum Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Arnoko mengatakan, penutupan lahan itu dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Tugas kami kini mengedukasi masyarakat untuk menghindari lokasi tersebut. Lokasi juga sudah kami tutup, jadi tidak boleh ada aktivitas apapun disana. Penutupan dilakukan dengan melakukan pemasangan papan peringatan di sekitar lokasi tersebut,” ucapnya, Rabu (16/01).

Pihaknya belum dapat memastikan sampai kapan penutupan lahan itu akan dilakukan. Namun yang jelas, sejauh ini proses penyelidikan masih terus dilakukan oleh oleh Tim Gakumdu di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

“Kami telah meninjau ke lokasi untuk memantau secara kasat mata dan melakukan observasi. Dugaan sementara, ada limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun-red) yang dibuang di lahan tersebut. Tetapi sampai saat ini masih dalam tahap penelitian dan memang membutuhkan waktu,” kata dia.

Dalam menangani persoalan ini, diakui Arnoko, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi telah bekerjasama dengan pihak Kementerian Lingkungan Hidup. Pasalnya, hampir ada korelasi antara kejadian di wilayah Jakarta Utara beberapa waktu lalu dengan di Kabupaten Bekasi saat ini.

“Kami mencoba mengkorelasikan limbah ini dengan kejadian yang ada di Cilincing dan Marunda. Selain berdekatan, karakteristik limbahnya juga mirip, termasuk baunya. Karena ini lintas wilayah, makanya kita juga menggandeng Kementrian LH. Apa yang kami temukan, kami sampaikan juga ke Kementerian LH,” kata dia.

Dengan penyelidikan yang tengah dilakukan oleh Tim Gakumdu saat ini, diharapkan bisa segera diketahui sumber dan pelakunya. “Belum pasti juga limbah berasal dari mana, apakah berasal dari DKI Jakarta atau dari Kabupaten Bekasi,” kata dia.

Sebelumnya, tiga bocah dikabarkan mengalami luka bakar usai bermain di lahan kosong tersebut, Kamis, (10/01). Tiga bocah yang menjadi korban yakni Denda, Raga dan Rama, seluruhnya merupakan bocah kelas dua 2 sekolah dasar. Saat kejadian, ketiga tengah bermain dan tiba-tiba terpersok ke dalam tanah.

Setelah itu, ketiganya justru merasakan sakit pada bagian kaki hingga kemudian muncul luka seperti terbakar. Akibatnya, ketiga bocah itu pun harus mendapatkan perawatan serius dari tim medis. (BC)

Baca Juga

Ilutrasi

15 Kasus di Tahun 2018, Perempuan Kabupaten Bekasi Rentan Jadi Korban KDRT

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Perempuan di Kabupaten Bekasi rentan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga …

Jl. Raya Cikarang - Cibarusah selalu ramai dilintasi pengendara baik kendaraan kecil maupun besar. Kondisi jalan yang sempit serta menimbulkan kemacetan dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Pemprov Jabar Bakal Ambil Alih Pembebasan Lahan Jalan Raya Cikarang-Cibarusah?

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pelebaran Jalan Cikarang – Cibarusah hingga kini tidak kunjung dimulai. Proyek …