BERITACIKARANG.COM, MUARAGEMBONG – Tanggul darurat yang sebelumnya dibangun oleh warga dan aparatur desa di bantaran Sungai Citarum, tepatnya di Kampung Bendungan, RT 03 RW 0 Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, kembali jebol pada Sabtu (31/01) pagi. Akibatnya, pemukiman warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 60 sentimeter.
Tak hanya di Kampung Bendungan, kerusakan tanggul juga dilaporkan terjadi di beberapa lokasi lain di sekitar aliran Sungai Citarum di wilayah Desa Pantai Bakti. Beberapa titik yang terdampak di antaranya adalah Kampung Gedung Cinde RT 01 RW 05, Kampung Singkil RT 02 RW 06, Kampung Kedung Bokor RT 03 RW 03, dan Kampung Biyombong RT 03 RW 06.
Warga yang terdampak banjir menyampaikan keprihatinan dan harapan agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menangani permasalahan ini. Mereka meminta solusi permanen untuk mencegah kejadian serupa terulang, sehingga air tidak lagi meluap dan menggenangi pemukiman.
BACA: Tanggul Citarum di Muaragembong Kudu Dibangun dengan Sheet Pile
Kondisi tanggul yang tidak memadai dinilai menjadi penyebab utama banjir yang kerap melanda kawasan tersebut, terutama saat musim hujan tiba. Warga berharap adanya pembangunan tanggul permanen yang lebih kuat untuk melindungi mereka dari ancaman banjir.
“Kalau tanggul masih seperti ini susah pak, pasti banjir lagi,” kata Edi warga setempat.
Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai langkah penanganan dari pihak terkait. Namun, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan solusi jangka panjang demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat di sekitar aliran Sungai Citarum. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















