BERITACIKARANG.COM, CIBITUNG – Sejumlah pengendara sepeda motor mengalami kendala saat nekat menerobos banjir di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, tepatnya di depan RSUD Kabupaten Bekasi, Kamis (22/01) sore.
Ketinggian air yang menggenang di lokasi tersebut mencapai 20 hingga 50 sentimeter, menyebabkan banyak kendaraan roda dua mogok.
Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir mulai menggenangi ruas jalan sekitar pukul 16.00 WIB.
Malik (40), salah seorang warga sekitar, mengungkapkan bahwa kawasan tersebut memang sering terendam banjir, terlebih saat hujan deras berlangsung lama.
BACA: Lelah Langganan Banjir, Pemkab Bekasi Bakal Perbanyak Sodetan Hingga Perbaiki Tata Ruang
“Pagi tadi nggak, yang kemarin udah surut. Baru banjir lagi tadi jam 4-an,” ujar Malik.
Ia juga menambahkan bahwa jika hujan terus turun, ketinggian air bisa lebih parah. “Kalau hujan lagi, makin parah. Habis semua,” tambahnya.
Sementara itu, Wahyu, seorang pengendara motor yang mesinnya mati akibat banjir, mengaku sempat ragu untuk menerobos genangan air.
Namun, karena sudah berada di tengah jalan, ia memutuskan untuk tetap melintas.
“Tadi ikut di belakang mobil. Mau muter nanggung,” kata Wahyu.
Akibatnya, motornya mogok di tengah jalan. Ia pun terpaksa mendorong kendaraannya ke tempat yang lebih tinggi untuk memperbaikinya.
Setelah membuka dan mengeringkan busi motornya, Wahyu akhirnya berhasil menyalakan kembali kendaraannya.
“Tadi bongkar busi aja. Abis dikeringin, udah bisa nyala lagi,” ungkapnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















