Sebelum Diperiksa KPK, Bupati Neneng Pernah Ingatkan Anak Buahnya Agar Berhati-Hati

Selain di pintu masuk, jendela seluruh ruangan di lantai 1 kantor Dinas PUPR Kabupaten Bekasi juga disegel oleh KPK, Minggu (14/10).
Selain di pintu masuk, jendela seluruh ruangan di lantai 1 kantor Dinas PUPR Kabupaten Bekasi juga disegel oleh KPK, Minggu (14/10).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengaku sudah mengingatkan anak buahnya yang dikabarkan tengah diperiksa karena terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (15/10) kemarin. Ia meminta agar mereka berhati-hati saat mengemban tugas.

“Awal tahun saya sudah wanti-wanti ke kadis-kadis, sekretaris, kabid-kabid dan kasi-kasi untuk berhati-hati (saat mengemban tugas-red) dan bekerja dengan benar,” kata Neneng Hasanah Yasin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/10) siang.

Bacaan Lainnya

Neneng mengaku, tidak mungkin bisa mengawasi kinerja stafnya selama 24 jam. Apalagi jumlah pegawai pemerintahan di sana mencapai 14.000 orang. Dia tidak memungkiri, kinerja Inspektorat Kabupaten Bekasi juga masih lemah untuk mengawasi persoalan tersebut.

“Pengawasan kinerja dinas kita pakai Inspektorat, tapi kalau sudah ada kejadian ini berarti belum maksimal,” katanya.

Neneng pun mangaku siap bila dirinya dipanggil KPK untuk dimintai keterangan. “Emang bisa nolak apa? Ya kita berharap yang terbaiklah. Kita berdoa yang terbaik,” tandasnya. (BC)

Pos terkait