Safari Ramadan, Warga Padati Masjid Raya Al Azhar Jababeka

Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi di Masjid Raya Al Azhar Jabebeka, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (05/03) sore.
Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi di Masjid Raya Al Azhar Jabebeka, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (05/03) sore.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Suasana kebersamaan terasa kuat dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi di Masjid Raya Al Azhar Jabebeka, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (05/03) sore.

Warga tampak memadati area masjid sejak pukul 16.00 WIB. Kehadiran Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja bersama unsur Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala Perangkat Daerah hingga jajaran kecamatan menambah hangatnya silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang buka puasa bersama, tetapi juga ruang bertemu dan berdialog langsung antara pemerintah daerah dengan masyarakat Kabupaten Bekasi.

BACA: Warga Kabupaten Bekasi Diingatkan untuk Membayar Zakat Fitrah

Dalam sambutannya, Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa tahun ini terdapat empat agenda Safari Ramadan, dan acara tersebut merupakan agenda kedua.

“Kita Pemerintahan Kabupaten Bekasi mempunyai empat agenda Safari Ramadan. Ini yang kedua, tinggal dua lagi. Ini adalah jalinan silaturahmi antara Pemkab Bekasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Asep juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan ketertiban lingkungan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Bekasi. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 3,4 juta jiwa dan latar belakang yang beragam, termasuk warga dari berbagai negara yang bekerja di kawasan industri, ia menekankan perlunya harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tadi saya juga dipesan oleh Ibu Kapolres agar semua masyarakat menjaga lingkungannya dan menjaga hubungan antarwarga. Karena Kabupaten Bekasi ini penduduknya sudah sekitar 3,4 juta jiwa dan sangat majemuk,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asep menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan umat sebagai bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga mencakup pembentukan karakter serta spiritual masyarakat.

Pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter serta spiritual masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asep mengungkapkan rencana kebijakan pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih kepada para tokoh dan penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk mendukung kesejahteraan imam masjid, guru ngaji, marbot, hingga petugas penggali makam.

“Ke depan kita akan menyiapkan anggaran untuk imam masjid, guru ngaji, marbot, sampai penggali makam. Kalau bisa musholla juga diperhatikan, karena biasanya musholla tidak memiliki pemasukan seperti masjid,” tambahnya.

Di akhir acara, Asep mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi yang religius, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait