Pria Paruh Baya di Tambun Selatan Jadi Korban Penyiraman Air Keras oleh OTK

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Seorang pria paruh baya berinisial TW (60) menjadi korban penyiraman air keras oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Perumahan Bumi Sani, Kecamatan Tambun Selatan, pada Senin (30/03) pagi. Peristiwa ini terjadi ketika korban sedang berjalan menuju masjid untuk melaksanakan shalat subuh.

Menurut keterangan Jefi Samhadi (59), salah satu warga sekitar, insiden terjadi sesaat setelah azan subuh berkumandang saat lingkungan masih sepi. Rekaman CCTV yang diperoleh warga menunjukkan bahwa pelaku berjumlah dua orang, menggunakan satu sepeda motor, dan mengenakan perlengkapan berkendara lengkap untuk menyamarkan identitas mereka.

Bacaan Lainnya

“Pelaku terlihat memakai helm lengkap. Yang dibonceng bahkan hanya memakai celana pendek. Dari CCTV juga terlihat mereka sempat berputar-putar di area gang sebelum akhirnya menyerang korban,” ungkapnya.

Jefi menambahkan bahwa korban yang sedang dalam masa pemulihan akibat stroke berjalan dengan lambat saat menuju masjid. Hal ini diduga membuat pelaku lebih mudah mengikuti dan melancarkan aksinya.

BACA: Konyol! Tolak Permintaan Cerai Pria di Sukatani Siram Istri, Anak dan Mertua dengan Air Keras

“Korban memang jalannya pelan karena sedang sakit. Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat memantau dan membuntuti korban sejak keluar rumah,” tambahnya.

Akibat serangan tersebut, bagian wajah dan tubuh korban mengalami luka bakar serius. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Jefi menyebutkan bahwa korban dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak memiliki konflik dengan siapa pun.

“Dia orangnya pendiam, nggak pernah ada masalah sama siapa pun. Biasanya habis shalat langsung pulang ke rumah. Makanya kami heran kenapa dia bisa jadi sasaran,” ujar Jefi.

Peristiwa ini semakin menambah keresahan warga sekitar, mengingat aksi serupa telah terjadi sebanyak tiga kali di lingkungan tersebut. Sebelumnya, pelaku hanya menyasar kendaraan milik warga, namun kali ini serangan ditujukan kepada manusia.

“Ini sudah kejadian ketiga. Sebelumnya pelaku menyiram mobil di RT sebelah. Tapi kali ini sasarannya orang. Tentu saja kami jadi khawatir,” kata Jefi.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Metro Bekasi.

“Kami sudah monitor dan melakukan olah TKP. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif serta identitas pelaku,” ujar Wuriyanti.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kasus ini dan memberikan waktu kepada pihak kepolisian untuk bekerja. “Kami mohon doa dari masyarakat agar kasus ini dapat segera terungkap,” pungkasnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait