tiga siswi korban asusila sang guru pramuka, saat ditemui di mapolresta bekasi.

Mawar Mengaku dicium, diremes Dada, Sampai Kemaluannya

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA- di Dampingi sang ayah tiga siswa sebut saja Bunga, Melati, dan Mawar siswi kelas 2 SMPN 10 Tambun Selatan mendatangi Polresta Bekasi untuk melakukan laporan atas perbuatan Asusila (pelecehan sexs sual,red) yang dilakukan sang oknum guru Paramukanya.

Selama mengikuti mata pelajaran Pramuka sang oknum guru dengan sebutan Kak Jay, sering memperlakukan ke delapan siswi yang salah satunya tiga korban yang melaporkan mendapatkan sering di geryangi sang oknum guru tersebut.

“Dia pingin disebut Kak Jay padahal sudah tua, dan selama mata pelajaran pramuka kalau ketemu pasti kita-kita sering digerayangi dari mencium mulut kita, meremes bagian dada, sampai, kemaluan saya juga di remes-remes, kata itu salah satu menjukan kasih sayang dia ke kita sabagai anak muridnya,” ucap Mawar didampingi sang ayahnya di Mapolresta Bekasi, Jum’at (1/4/2016).

Lanjut Mawar mengatakan bahwa dirinya pertama memceritakan hal tersebut kepada sang ibu, karena takut dimarahi ayahnya.

“Saya cerita pertama ke mamah, waktu mamah semepat marah dan langsung melaporkan ke bapak, bukan hanya saya kebanyakan korbannya dari kelas dua dan kelas tiga, kalau gk salah 8 siswi yang menjadi korbannya,” ceritanya dengan kepala menunduk.

Dirinya juga sering ditegur oleh oknum guru tersebut agar tidak menceriakan kepada siapa-siapa, kalau dirinya mengadu akan dimarahai.

“Ya katanya awas jangan cerita kesiapa-siapa kalau saya cerita akan kena marah pas pelajaraan pramuka nanti,” bebernya. (nay)