Lippo Group Hibahkan 30 Hektare Tanah di Cikarang untuk Program 3 Juta Rumah

CEO Lippo Group, James Riady, saat meninjau lokasi pembangunan di wilayah Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi bersama sejumlah pejabat pemerintah dan pihak terkait, Minggu (08/03).
CEO Lippo Group, James Riady, saat meninjau lokasi pembangunan di wilayah Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi bersama sejumlah pejabat pemerintah dan pihak terkait, Minggu (08/03).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA– Pengembang properti berstandar internasional, Lippo Group, secara resmi menghibahkan tanah seluas 30 hektare kepada pemerintah melalui Danantara. Langkah ini merupakan bentuk kontribusi nyata Lippo Group dalam mendukung program strategis pemerintah, yaitu Program 3 Juta Rumah yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut bertujuan untuk menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah guna mengurangi backlog perumahan. Lahan yang dihibahkan ini diproyeksikan mampu membangun hingga 140.000 unit hunian vertikal, atau setara dengan 5 persen dari target nasional 3 juta rumah.

Bacaan Lainnya

“Alasan kami menghibahkan tanah ini adalah karena kami mendukung Presiden yang memiliki hati untuk rakyat,” ujar CEO Lippo Group, James Riady, saat meninjau lokasi pembangunan di wilayah Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi bersama sejumlah pejabat pemerintah dan pihak terkait, Minggu (08/03).

Acara peninjauan lokasi ini juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis surat hibah lahan dari Lippo Group kepada pemerintah, yang sekaligus menandai dimulainya tahap awal pembangunan. Dalam kesempatan tersebut, tiga bidang lahan milik Lippo Group diserahkan kepada pemerintah untuk mendukung pengembangan kawasan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

BACA: Kabupaten Bekasi Daerah Penerima KPR Subsidi Terbanyak

Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa kebutuhan rumah layak huni di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, terdapat sekitar 9 hingga 15 juta keluarga yang belum memiliki rumah, sementara 27 juta rumah tangga masih tinggal di rumah tidak layak huni.

“Program 3 juta rumah per tahun menjadi bagian dari strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hashim. Ia juga menambahkan bahwa sektor perumahan memiliki efek ganda yang signifikan terhadap perekonomian nasional, karena setiap pembangunan rumah dapat menggerakkan lebih dari 180 sektor industri.

Selain lahan hibah dari Lippo Group, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah lokasi lain untuk pembangunan hunian vertikal. Salah satunya adalah di Depok, dengan rencana pemanfaatan lahan seluas 45 hektare untuk membangun ratusan ribu unit rumah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan apresiasinya kepada pendiri Lippo Group, Muchtar Riady, beserta keluarga atas dukungan mereka terhadap program ini. Ia menekankan bahwa langkah ini bukan hanya sekadar komitmen, tetapi juga wujud nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

Pembangunan hunian di atas lahan ini akan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan mampu menghasilkan hingga sekitar 140 ribu unit apartemen bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelas Maruarar.

Sementara itu, CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa peninjauan lokasi ini merupakan langkah awal untuk memastikan pengembangan kawasan hunian berjalan terencana dan berkelanjutan.

“Penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah adalah salah satu prioritas pembangunan nasional. Melalui kolaborasi antara pemerintah, Danantara, BUMN, dan sektor usaha, kami ingin memastikan pengembangan kawasan hunian ini dirancang secara matang,” pungkas Rosan.

Dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi konkret untuk mengatasi permasalahan perumahan di Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (RIZ)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait