BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Klenteng Tek Seng Bio yang terletak di Jalan KH. Fudholi, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, tengah bersiap menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Nuansa khas Imlek dengan dominasi warna merah mulai terlihat menghiasi area klenteng sejak beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan, ratusan lampion telah dipasang di teras hingga halaman depan klenteng. Suasana semakin meriah dengan cat baru berwarna merah yang menghiasi beberapa bagian bangunan yang sebelumnya tampak kusam. Selain itu, sebanyak 13 altar di klenteng tersebut juga telah dibersihkan dan ditata rapi.
Persiapan menyambut Imlek juga terlihat dari persembahan berupa makanan yang telah mulai diletakkan oleh umat di klenteng. Persembahan ini terdiri dari berbagai jenis makanan khas Imlek, seperti buah-buahan, dodol, dan kue tradisional lainnya. Makanan-makanan tersebut nantinya akan digunakan dalam rangkaian sembahyang.
BACA: Sambut Imlek, Warga Tionghoa Borong Kue Keranjang
Suhenri, Bioking Klenteng Tek Seng Bio, menjelaskan bahwa persiapan untuk menyambut Tahun Baru Imlek dimulai sejak Kamis 12 Februari lalu. Salah satu kegiatan penting adalah pembersihan patung-patung dewa atau Kimsin yang dilakukan pada Jumat 13 Februari. Selain itu, dupa dan tempat abu juga dibersihkan agar suasana klenteng semakin suci dan siap menyambut umat yang akan datang beribadah.
“Bagian kelenteng yang kusam juga sudah dicat ulang dengan warna merah. Ini bagian dari tradisi kami untuk menyambut Imlek dengan hati yang bersih dan penuh penghormatan,” ujar Suhenri.
Ia menambahkan bahwa tradisi bersih-bersih ini bukan hanya sebatas aktivitas fisik, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Bagi umat, kegiatan ini adalah bentuk penghormatan kepada para dewa sekaligus persiapan batin untuk memasuki tahun baru yang diharapkan membawa keberuntungan dan keharmonisan.
“Puncak keramaian diperkirakan akan terjadi pada malam Tahun Baru Imlek atau malam ini. B<span;>anyak yang datang untuk beribadah dan memanjatkan doa agar tahun yang baru membawa berkah dan kebahagiaan,<span;>” tutupnya.
Klenteng Tek Seng Bio sendiri memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada tahun 1825. Di dalamnya terdapat 13 altar yang dipersembahkan untuk berbagai dewa atau kongco, termasuk Tian Ti Kong (Tuhan Yang Maha Esa), Lim Tay Sukong (Dewa Rezeki), To Toe Kong (Dewa Bumi), Twan Te Kun (Panglima Perang), Kwan Tee Koen, hingga Kwan Bho Sat atau Dewi Kwan Im. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















