GMNI Desak Pemkab Bekasi Prioritaskan Pembahasan Lahan Abadi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bekasi meminta Pemkab Bekasi untuk  memberikan perhatian pada persoalan lahan abadi.

Ketua DPC GMNI Bekasi, Halason Afrizal mengatakan, lahan abadi perlu menjadi perhatian Pemkab Bekasi, karena hal itu menyangkut ketahanan pangan.

Halason menjelaskan, berdasarkan UUD Pasal 33 Ayat 3 sudah jelas disampaikan bahwa Bumi dan Air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar – besar kemakmuran rakyat.

Oleh karena itu, menurut dia, perlu adanya peraturan mengenai persoalan tersebut dari Pemkab Bekasi. Dengan adanya peraturan mengenai lahan abadi, maka masyarakat dalam hal ini petani, dapat memanfaatkan itu untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Bicara ketahanan pangan, pemerintah memiliki peran untuk hadir dan menetapkan lahan abadi itu ada dimana saja. Karena, kalau tidak ditetapkan dalam aturan dikhawatirkan akan menyusut dengan adanya pembangunan,” kata Halason, Kamis (29/12).

Ia menambahkan, peraturan mengenai lahan abadi pun dianggap penting, mengingat Kabupaten Bekasi merupakan Kawasan Industri terbesar se – Asia Tenggara.

“Perlu ada keseimbangan antara sektor industri dan sektor pertanian di Kabupaten Bekasi. Jangan sampai karena arus industri yang besar, kita lupa untuk bicara tentang ketahanan pangan dan ini bisa berdampak besar bagi kehidupan masyarakat,” sambungnya.

Dirinya berharap supaya hal tersebut menjadi prioritas pembahasan Pemkab Bekasi pada tahun 2017 mendatang. (ASN)

Baca Juga

Pemkab Bekasi Optimalkan Transaksi Keuangan Non Tunai

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berusaha, agar gerakan pembayaran nontunai bisa berjalan …

Vaksinasi bagi karyawan PT. Aisin Indonesia, Jum'at (13/08).

Kejar 1,2 Juta Warga Divaksin, Pemkab Bekasi Optimalkan Peran Industri

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan mendampingi Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia …