Upayakan Turun Level, Pemkab Bekasi Imbau Masyarakat Disipilin Prokes dan Jangan Takut Divaksin

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Evaluasi berkala akan terus dilakukan agar Kabupaten Bekasi bisa mempertahakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 bahkan bisa turun ke level 2.

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mengoptimalkan peran Satgas Penanganan Covid-19  serta kembali menghimbau agar warga disiplin prokes dan tidak takut untuk divaksin.

“Minimal kita dapat mempertahankan posisi level 3, dengan memaksimalkan Satgas Penanganan Covid-19 yang ada dan kami evaluasi tiap seminggu sekali sehingga penurunan dari 3 ke 2 itu bisa kita upayakan terwujud,” ujarnya usai mengikuti rapat evaluasi PPKM level 3 secara virtual bersama Kementrian Dalam Negeri, di Ruang Command Center, Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Selasa, (24/08).

Menurut Herman, dengan adanya penurunan PPKM level  akan ada kegiatan-kegiatan masyarakat yang dilonggarkan. Untuk itu Satgas Penanganan Covid-19  harus tetap bekerja dan mengontrol kondisi masyarakat sesuai arahan Mendagri.

“Kita lihat diintruksi Mendagri dan untuk upaya menurunkan dari level 3 ke 2 nanti, kita lakukan seluruh kegiatan yang memang wajib dilakukan kita maksimalkan. Saya yakin, kalau seluruh masyarakat mendukung intruksi ini penurunan kasus covid-19 akan lebih signifikan,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Sri Enny Mainiarti, menambhakan untuk menurunkan level PPKM harus ada kesadaran dari masyarakatnya itu sendiri, untuk konsisten disiplin prokes dan tidak takut divaksin.

“Upaya untuk menurunkan level, kami tetep seperti ini, ada proses yang dikerjakan oleh pemerintah, seperti menekan BOR, tracing dan testing sama vaksinasi. Dan yang paling penting adalah, dari individunya sendiri bagaimana melaksanakan  prokesnya. Menurut saya untuk menurunkan level ini selain upaya pemerintah, masyarakatnya itu sendiri yang semangatnya harus sama dan vaksinasi harus gak boleh takut lagi, jangan terperdaya dengan pemberitaan hoax terkait vaksin,” kata dia. (BC)