BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Pencarian satu orang korban yang hanyut di Kali Cilemahabang, Kp. Pasir Konci RT 15/05 Desa Pasir Sari Kecamatan Cikarang Selatan oleh Tim SAR Gabungan masih belum membuahkan hasil.
Tenaga Harian Lepas (THL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Andhika Rakhman mengungkapkan pencarian yang dilakukan sampai dengan kurang lebih 1 Km di sepanjang Kali Cilemahabang telah dilakukan Tim SAR gabungan.
“Pencarian kita lakukan dengan melakukan proses blending Kali Cilemahabang menggunakan 3 unit perahu karet dari titik awal korban tenggelam hingga batas jembatan dengan jarak kurang lebih 1 kilometer,” kata Andhika, Kamis (13/12) malam.
Namun, sampai dengan akhir pencarian, masih belum juga membuahkan hasil. “Besok pagi pukul 07.00 kita akan melanjutkan pencarian,” imbuhnya.
Diakui Andhika, dalam proses pencarian Tim SAR menemui sejumlah kendala, yakni banyaknya sampah di dasar kali, bongkahan batu dan puing-puing bangunan bekas jembatan atau pintu air. “Kalo arus sungai aman,nggak menjadi kendala karena air sampai sore tadi sudah surut,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pencarian dilakukan oleh TIM SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, THL BPBD, PMI, KRI, Medvolt, Capung Jarum, Sekoci, RMAI, Hippala serta dibantu Binmaspol, Babinsa, Linmas Desa Pasir Sari dan masyarakat sekitar.
Diketahui, tiga orang pemuda dikabarkan hanyut di Kali Cilemahabang, Kp. Pasir Konci, RT 15/05 Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Rabu (12/12) malam.
Korban selamat bernama Alfin (16). Sementara rekannya, Fery (19) ditemukan meninggal dunia dan Dede (20) masih belum diketemukan.
Salah seorang warga setempat, Anwar alias Dower (46) mengatakan ketiga korban diketahui hanyut di Kali Cilemahabang sekitar pukul 19.30 WIB.
“Korban abis pada mancing di rawa Lippo, nyebrang kali menggunakan rakit buatan dari gedebong pisang. Setelah hujan, arus kali memang sedang kencang sehingga korban diduga tergelincir dan terbawa arus Kali Cimahabang (Cilemahabang-red),” kata Anwar, Kamis (13/12) siang.
Satu orang korban, yakni Alfin diketahui selamat. Sementara Fery ditemukan meninggal dunia pasca air Kali Cilemahabang surut. Jasadnya ditemukan tersangkut di atas pohon bambu pada Kamis (13/12) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB.
“Satu lagi korban yang masih belum ditemukan, namanya Dede,” kata dia.
Sementara keluarga Dede, Heri (36) berharap adik iparnya dapat segera ditemukan. “Kalau pihak keluarga, terutama orang tua sih sudah pasrah tetapi kita berharap dan terus berdoa agar korban bisa segera ditemukan,” ucapnya. (BC)