Ilustrasi angkot
Ilustrasi angkot

Tarif Angkot di Kabupaten Bekasi Tak Menentu

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA  – Tarif angkutan kota (angkot) di wilayah Kabupaten Bekasi, terkadang tak menentu dan tidak sesuai ketentuan yang dikeluarkan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi.

Hal ini seperti yang dialami Saeful (38). Warga Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara itu mengeluhkan bahwa tarif angkot sering berubah, sesuai dengan keinginan sopir dan tak menyesuakin dengan tarif yang telah ditentukan pemerintah.

“Saya mengeluhkan tarif yang dikeluarkan secara seenaknya oleh oknum supir angkot. Semisal yang sudah saya alami sendiri, itu tarif angkutan umum dari SGC ke jembatan tol Cikarang Barat dikenakan Rp 15 ribu perorangnya,” kata dia, Selasa (18/10).

Dia meminta agar persoalan itu dapat ditindaklanjuti agar kedepannya masyarakat bisa dengan nyaman menggunakan moda transportasi umum. “Kita juga kan pengen angkot ini jangan kalah sama angkutan umum lainnya. Tetapi kalau tarif yang dikenakan sopir seenaknya, nanti kan orang bakal males juga jadinya,” kata dia.

Hal senada disampaikan Andri (33) asal Bandung.  Sepulang dari daerah asalnya, karyawan salah satu perusahaan di Kawasan GIIC ini mengaku kerap menggunakan angkot dari pertigaan Tegal Danas menuju kontrakannya yang berada di wilayah Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.

Baca Juga

Belum Ada Kajian, Trayek Angkutan Umum di Kabupaten Bekasi Tak Bisa Dibenahi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi belum bisa melakukan pembenahan jaringan trayek angkutan …

Mobil angkutan perkotaan (angkot) bernomor polisi B-2590-YV yang terbakar di Jalan Raya Cikarang - Cibarusah Desa Sukaresmi Kecamatan Cikarang Selatan pada Sabtu (09/06) sore.

Diduga Korsleting, Angkot K-17 Terbakar di Jl. Raya Cikarang – Cibarusah

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN  – Sebuah mobil angkutan perkotaan (angkot) bernomor polisi B-2590-YV terbakar di Jalan …