Siswa SDN Lambang Jaya 02 : Ibu Bupati Tolong Sekolah Kami…

ibu-bupati-tolong-sekolah-kami-sdn-02-lambang-jaya
ibu-bupati-tolong-sekolah-kami-sdn-02-lambang-jaya

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN –Kepala SDN Lambang Jaya 02, Entin Rustini mengeluhkan kondisi sekolahnya yang belum mendapat kepastian untuk direlokasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Pasalnya Panel setinggi sekitar tujuh meter milik pengembang Perumahan Grand Wisata, menutupi bangunan dan membuat sekolah tersebut terisolir.

BACA : Duh, Panel Pembatas Grand Wisata Tumbang, 3 Ruang Kelas di SDN Lambang Jaya 02 Rusak

Bacaan Lainnya

“Apalagi, kemarin panelnya roboh. Robohnya niban sekolah, mungkin betonnya bawahnya sudah tidak bisa menyangga tiang panelnya,” kata dia, Senin (26/09).

Akibat robohnya panel besi tersebut, kata dia, saat ini yang digunakan untuk kegiatan KBM hanya untuk kelas 4, 5 dan 6. “Tetapi untuk kelas 1, 2 dan 3 tadi pulang cepat,” kata dia.

“Jadi kalau saran Ibu (Kepala UPTD) murid dipindahkan  ke sekolah yang mempunyai ruangan kosong. Takutnya itu (atap kelas, red) roboh, jadi takut untuk keselamatan anak-anak kita pindahin,” sambungnya.

Perempuan yang tinggal di Perumahan Papanmas, Kecamatan Tambun Selatan ini, juga mengatakan bahwa pihak Grand Wisata  sudah mengetahui panel miliknya roboh dan meniban atap sekolah. Tetapi kedatangan pihak pengembang Grand Wisata hanya foto-foto saja.

“Besok rencananya Kepala UPTD dan Komite Sekolah akan coba menemui pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, mudah-mudahan ada solusi buat kedepannya,” kata dia.

Lantaran tak tega melihat adik-adik kelasnya dipulangkan, salah seorang siswa SDN Lambang Jaya 02 pun berinisiatif membuat tulisan yang  berisi meminta pertolongan kepada Bupati Bekasi, agar sekolah tersebut dapat segera direlokasi.

Terpisah, Komite sekolah SDN Lambangjaya 02, Jalika menegaskan bahwa seharusnya dengan kejadian robohnya panel milik Grand Wisata, menjadikan pihak Pemkab Bekasi yaitu Dinas Pendidikan (Disdik) bergerak cepat merelokasi sekolah tersebut. Karena pihak pengembang perumahan telah menyiapkan lahanya.

“Pengembang sudah menyiapkan lahan untuk relokasi dan siap mendirikan bangunan sekolahnya juga. Pihak Pemkab tinggal terima kunci sekolah saja. Tapi ini seperti dibiarkan, agar sekolah ini rusak mungkin,”  kata dia dengan nada menyindir. (BC)

Pos terkait