Samsudin (36) beserta istri dan anaknya berdiri di atas tanah bekas rumahnya yang ambruk tersapu angin kencang, Sabtu (20/01) siang.
Samsudin (36) beserta istri dan anaknya berdiri di atas tanah bekas rumahnya yang ambruk tersapu angin kencang, Sabtu (20/01) siang.

Rumah Warga Pebayuran Ambruk disapu Angin Kencang

BERITACIKARANG.COM, PEBAYURAN  – Rumah milik Samsudin (36) warga Kp. Kedung Lotong RT 004/007 Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran roboh. Robohnya rumah karena tersapu angin kencang.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (20/01) siang sekitar pukul 14.20 WIB.

Akibat kejadian ini, kerugian yang diderita oleh Samsudin mencapai sekitar Rp. 10 juta. Samsudin tinggal bersama istri dan keempat orang anaknya. Satu diantaranya masih berusia 3 tahun.

“Setelah menerima laporan, Pusdalops PB langsung mengerahkan Unit Reaksi Cepat untuk melakukan assesment dan pertolongan serta mendirikan terpal untuk tempat tinggal sementara,” kata Jalu, salah seorang operator Pusdalobs PB, Sabtu (20/01) malam.

Adapun kebutuhan mendesak yang saat ini masih dibutuhkan oleh Samsudin dan keluarganya, kata dia, diantaranya adalah terpal tambah, kebutuhan logistik, matras, air mineral, selimut, dll.

Hingga tulisan ini dibuat, Kepala Desa Bantarjaya, Siti Lelatul Badriah belum dapat dihubungi. (BC)

Baca Juga

Pemkab Bekasi Bangun Rumah yang Ambruk Diterjang Banjir Citarum

BERITACIKARANG.COM, PEBAYURAN  – Pemerintah mulai melakukan pembangunan rumah warga yang ambruk diterjang banjir akibat jebolnya …

Kondisi tanggul darurat yang amblas di Kp. Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Jum'at (12/03).

Tanggul Darurat Sungai Citarum di Pebayuran Amblas 60 Sentimeter

BERITACIKARANG.COM, PEBAYURAN  – Pasca jebolnya tanggul Sungai Citarum di Kp. Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan …