Potensi Ekspor Daun Ketapang, Peluang Bisnis yang Belum Maksimal di Cikarang

Daun ketapang yang sering kali dianggap remeh ternyata memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional, khususnya Kanada dan Amerika Serikat. Daun ini dikenal memiliki manfaat besar, terutama dalam dunia perawatan ikan hias dan produk kecantikan alami. Namun, di Taman Aspirasi DPRD Kabupaten Bekasi, daun tersebut tampak berserakan tanpa pemanfaatan yang optimal.
Daun ketapang yang sering kali dianggap remeh ternyata memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional, khususnya Kanada dan Amerika Serikat. Daun ini dikenal memiliki manfaat besar, terutama dalam dunia perawatan ikan hias dan produk kecantikan alami. Namun, di Taman Aspirasi DPRD Kabupaten Bekasi, daun tersebut tampak berserakan tanpa pemanfaatan yang optimal.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Daun ketapang yang sering kali dianggap remeh ternyata memiliki nilai jual tinggi di pasar internasional, khususnya Kanada dan Amerika Serikat. Daun ini dikenal memiliki manfaat besar, terutama dalam dunia perawatan ikan hias dan produk kecantikan alami. Namun, di Taman Aspirasi DPRD Kabupaten Bekasi, daun tersebut tampak berserakan tanpa pemanfaatan yang optimal.

Rahmat, warga Kecamatan Bojongmangu sekaligus pecinta ikan hias menjelaskan, daun ketapang sering kali hanya dibiarkan jatuh dan membusuk di tempat umum. Padahal, jika dikelola dengan baik, daun ini bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. “Banyak orang tidak tahu kalau daun ketapang laku di luar negeri. Kandungan tanin dalam daun ini sangat bermanfaat untuk menurunkan pH air dan menjaga kesehatan ikan hias seperti cupang maupun disqus,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain untuk ikan hias, ekstrak daun ketapang juga digunakan dalam produk perawatan kulit alami di beberapa negara. Hal ini membuat permintaan daun ketapang kering terus meningkat di pasar internasional. Dikutip dari akun instagram @kementerianpertanian, Senin 15 Juli 2024, di Kanada dan Amerika, ternyata daun ketapang memiliki nilai jual yang tinggi. Sementara di marketplace luar negeri, satu bungkus kecil daun ketapang kering bahkan bisa dijual dengan harga 5–10 USD.

BACA: Cegah DBD, Warga Tambun Utara Bagikan Ratusan Ikan Cupang untuk Basmi Jentik Nyamuk

Sayangnya, potensi besar ini belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat lokal. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah strategis untuk mendorong pengelolaan sumber daya lokal seperti daun ketapang. “Kami berharap ada program pelatihan atau edukasi bagi masyarakat agar mereka tahu cara mengolah dan memanfaatkan daun tersebut dengan baik,” tambah Rahmat.

Dengan meningkatnya permintaan global, pengelolaan daun ketapang bisa menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Ke depannya, diharapkan tidak ada lagi daun ketapang  yang terbuang sia-sia di taman-taman atau tempat umum lainnya. Apakah Anda tertarik untuk mengolah daun ketapang dan menjadikannya peluang bisnis ekspor? Peluang ini terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin mencoba! (RIZ)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait