BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Dua pria asal Sumatera Utara, Wahyu dan Sapri, harus menelan pahitnya menjadi korban penipuan berkedok lowongan kerja. Berbekal janji pekerjaan yang tak kunjung nyata, keduanya terlantar tanpa bekal di Cikarang hingga akhirnya mendapatkan bantuan dari jajaran Polres Metro Bekasi.
Kisah ini bermula ketika Wahyu dan Sapri, yang merantau dengan harapan mendapatkan pekerjaan, mendapati diri mereka dalam situasi sulit setelah tawaran kerja yang mereka terima ternyata hanya tipu daya. Dalam kondisi lelah dan kebingungan, keduanya menemukan nomor layanan CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres) yang terpampang di spanduk depan Mapolres Metro Bekasi. Mereka pun segera menghubungi nomor tersebut untuk meminta bantuan.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, langsung merespons laporan tersebut dengan cepat. Ia memerintahkan jajarannya untuk segera memberikan bantuan kepada kedua korban. Tim gabungan dari petugas piket Samapta dan anggota Satlantas pun dikerahkan untuk memberikan pendampingan dan memenuhi kebutuhan dasar Wahyu dan Sapri.
BACA: Tergiur Iklan Lowongan Kerja di FB, Pencaker di Kabupaten Bekasi Kena Tipu
Ia memastikan bahwa kedua korban mendapatkan penanganan yang layak hingga akhirnya dipulangkan dengan aman ke kampung halaman mereka di Sumatera Utara. “Kami berupaya hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kasus sosial seperti ini,” ujar Sumarni, Kamis (26/03).
Sumarni juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Melalui layanan CLBK, masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhan atau permintaan bantuan, dan kami akan menindaklanjutinya secepat mungkin,” tambahnya.
Selain itu, Kapolres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Ia mengingatkan agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa ada kejelasan informasi.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan memastikan informasi yang diterima valid, sehingga tidak menjadi korban penipuan,” pungkasnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

















