Fly Over Tegal Gede tidak terbangun sempurna. Rencananya, pembangunan tahap kedua dilaksanakan awal tahun 2017. Namun, karena gagal lelang, pembangunan jembatan pun tertunda hingga saat ini.
Fly Over Tegal Gede tidak terbangun sempurna. Rencananya, pembangunan tahap kedua dilaksanakan awal tahun 2017. Namun, karena gagal lelang, pembangunan jembatan pun tertunda hingga saat ini.

Pembangunan Fly Over Tegal Gede Akan Dilanjutkan Bulan Depan

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan kelanjutan pembangunan Fly Over Tegal Gede akan dilakukan bulan depan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Jamaludin menuturkan penyambungan jalan layang di ruas Jalan Raya Inspeksi Kalimalang dari arah Cibitung menuju Tegal Danas itu sempat tertunda di tahun lalu dikarenakan persoalan teknis saat pelelangan.

BACA : Gagal Lelang, Pembangunan Fly Over Tegal Gede Terancam Mangkrak

“Fly Over Tegal Gede bulan depan mudah-mudahan sudah dimulai dikerjakan karena proses lelangnya dalam minggu ini sudah ada putusan pemenangnya,” kata Jamaludin, Senin (20/08).

Dengan demikian, sambungnya, Fly Over Tegal Gede diperkirakan sudah bisa digunakan di tahun 2019 nanti.  Adapun biaya yang digunakan pada kelanjutan pembangunan Fly Over Tegal Gede ini, sambungnya, sebesar Rp. 20 miliar yang diambil dari dana APBD Kabupaten Bekasi 2018.

“Dengan adanya jembatan itu, diharapkan dapat menjadi solusi kemacetan yang ada di Kabupaten Bekasi, karena kendaraan dari Kalimalang Cibitung tidak lagi memutar ke Jababeka terlebih dahulu untuk menuju ke Tegal Danas begitu pula sebaliknya,” tandasnya. (BC)

Baca Juga

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat meninjau galian pipa pdam yang digunakan untuk hidran umum di di halaman Masjid Al Ikhlas, Kp. Poponcol, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Jumat (12/07) pagi | Foto : Humas Pemkab Bekasi

Pemasangan Pipa PDAM untuk Hidran Umum di Cibarusah Belum Maksimal

BERITACIKARANG.COM, CIBARUSAH –  Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mewacanakan pembangunan hidran umum khusus untuk warga …

Martam (42) Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru digiring keluar menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD) di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Rabu (10/07).

Pemkab Bekasi Tak Akan Beri Bantuan Hukum Untuk Kepala Desa Nagasari

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi dipastikan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Kepala …