Mahasiswa Bekasi: ‘Bangkit Maju dan Sejahtera’ Jangan Sekedar Jargon

Mahasiswa di Kabupaten Bekasi mendorong agar slogan ‘Bangkit, Maju, Sejahtera’ yang menjadi visi dan misi kepala daerah terpilih dapat diwujudkan secara nyata oleh pemerintah daerah setempat, bukan sekadar menjadi jargon kosong tanpa implementasi.
Mahasiswa di Kabupaten Bekasi mendorong agar slogan ‘Bangkit, Maju, Sejahtera’ yang menjadi visi dan misi kepala daerah terpilih dapat diwujudkan secara nyata oleh pemerintah daerah setempat, bukan sekadar menjadi jargon kosong tanpa implementasi.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Mahasiswa di Kabupaten Bekasi mendorong agar slogan ‘Bangkit, Maju, Sejahtera’ yang menjadi visi dan misi kepala daerah terpilih dapat diwujudkan secara nyata oleh pemerintah daerah setempat, bukan sekadar menjadi jargon kosong tanpa implementasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua PC PMII Kabupaten Bekasi, M. Faisal Haq usai menghadiri dialog interaktif bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa aliansi mahasiswa Cipayung Plus Bekasi beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Ia menekankan bahwa slogan tersebut harus menjadi refleksi sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program dan kebijakan yang berdampak langsung.

BACA: Anggaran Dipangkas: Janji Politik Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Tertunda

“Kami berharap slogan bangkit, maju, sejahtera ini bukan hanya sekadar slogan, tapi benar-benar bisa direalisasikan dan dijalankan dengan baik,” ujar Faisal.

Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan delapan poin tuntutan kepada pemerintah daerah. Faisal mengakui bahwa tuntutan tersebut masih bersifat umum dan membutuhkan pembahasan lebih mendalam.

Untuk itu, mahasiswa bersama pemerintah daerah dan DPRD telah menyepakati nota kesepahaman (MoU) guna menggelar pertemuan rutin setiap bulan sebagai bentuk pengawalan terhadap realisasi aspirasi masyarakat.

“Kami sudah membuat MoU bersama Bupati dan Ketua DPRD. Ke depan akan ada pertemuan rutin setiap bulan sebagai bentuk komitmen dalam mengawal aspirasi,” ungkapnya.

Faisal berharap langkah ini dapat membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Bekasi dan mewujudkan cita-cita bersama sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

BACA: Tanggapi Tuntutan Aksi Unjuk Rasa Cipayung Plus Bekasi, Plt Bupati Dialog dengan Mahasiswa

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Bekasi, Adhil Laksono Murti, turut menegaskan komitmen mahasiswa untuk mengawal seluruh tuntutan yang telah disampaikan kepada pemerintah daerah.

Ia mengapresiasi pihak kepolisian dan DPRD yang telah memfasilitasi dialog tersebut sehingga mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Plt Bupati dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kami berterima kasih kepada Kapolres Metro Bekasi Kabupaten dan rekan-rekan di DPRD yang sudah membantu komunikasi hingga terlaksananya kegiatan hari ini,” ujarnya.

Namun demikian, Adhil menekankan bahwa forum dialog saja tidak cukup. Ia meminta komitmen nyata dari pemerintah daerah untuk menjalankan seluruh tuntutan mahasiswa.

“Prinsipnya, kami ingin OPD dan Plt Bupati berkomitmen mengawal dan menjalankan semua tuntutan yang sudah kami sampaikan,” tegasnya.

Selain itu, Adhil meminta DPRD Kabupaten Bekasi untuk secara penuh mengawal aspirasi mahasiswa tanpa terkecuali. “Kami minta DPRD mengawal semuanya, bukan hanya satu atau dua poin saja,” katanya.

Adhil juga mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi untuk lebih aktif menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah. Ia memastikan mahasiswa siap menjadi pengawal jika aspirasi masyarakat tidak direspons oleh pemerintah.

“Silakan masyarakat bersurat atau menghubungi dinas, DPRD, atau Plt Bupati. Kalau 1×24 jam tidak direspons, laporkan ke kami, nanti akan kita kawal bersama,” pungkasnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait