Lonjakan Arus Mudik: 523 Ribu Kendaraan Lintasi Cikarang Melalui Tol Jakarta-Cikampek

Pada periode H-10 hingga H-3 libur Lebaran (11–18 Maret 2026), sebanyak 523.223 kendaraan tercatat melintasi Cikarang melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Pada periode H-10 hingga H-3 libur Lebaran (11–18 Maret 2026), sebanyak 523.223 kendaraan tercatat melintasi Cikarang melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA– PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan mobilitas masyarakat selama arus mudik Idulfitri 1447 H/2026. Pada periode H-10 hingga H-3 libur Lebaran (11–18 Maret 2026), sebanyak 523.223 kendaraan tercatat melintasi Cikarang melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Angka ini menunjukkan peningkatan lalu lintas sebesar 132,38% dibandingkan kondisi normal yang hanya mencapai 225.159 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengungkapkan bahwa pada puncak arus mudik tanggal 18 Maret 2026, sebanyak 135.772 kendaraan melintasi Cikarang dari arah Jakarta menuju Gerbang Tol Cikampek Utama. Jumlah tersebut melonjak signifikan hingga 401,73% dibandingkan lalu lintas normal yang hanya mencapai 27.061 kendaraan.

Bacaan Lainnya

“Capaian ini bahkan melampaui prediksi yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, volume lalu lintas tahun ini meningkat sebesar 7,31% dari 126.518 kendaraan,” jelas Ria dalam keterangannya, Kamis (19/03).

BACA: 40 Persen Warga Jadetabek Sudah Mudik, Puncak Arus Mudik Diprediksi Malam Ini!
Sementara, arus kendaraan dari arah sebaliknya mengalami penurunan. Sebanyak 172.082 kendaraan tercatat melintasi Cikarang menuju Jakarta, turun sebesar -22,10% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 220.912 kendaraan.

Untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas, JTT bersama Kepolisian telah menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas secara terintegrasi, termasuk contraflow pada KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Selain itu, JTT juga mengoperasikan 22 gardu dan 16 unit mobile reader di Gerbang Tol Cikampek Utama guna meminimalkan antrean kendaraan serta memastikan kelancaran transaksi.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, turut menyampaikan bahwa total volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-3 libur Lebaran mencapai 1.483.703 kendaraan. Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol Utama, yakni GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak). Volume ini meningkat sebesar 30,1% dibandingkan kondisi normal yang hanya mencapai 1.140.021 kendaraan.

Rivan menambahkan bahwa total kendaraan yang telah meninggalkan wilayah Jabotabek tersebut mewakili 42,0% dari proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jakarta selama periode 11–31 Maret 2026. Mayoritas kendaraan, sebanyak 788.710 unit (53,1%), menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), diikuti oleh 402.945 kendaraan (27,2%) menuju arah Barat (Merak), dan 292.048 kendaraan (19,7%) menuju arah Selatan (Puncak).

Untuk mengantisipasi kepadatan di sejumlah ruas, termasuk di rest area, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu istirahat secara bijak agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara bergantian.

“Rest area ini berlokasi tidak jauh dari gerbang tol sehingga tetap mudah diakses oleh pengguna jalan. Pengguna jalan dapat beristirahat di rest area alternatif dengan memanfaatkan fasilitas pendukung yang disediakan, termasuk tenant UMKM, toilet, serta motoris BBM. Setelah beristirahat, pengguna jalan dapat melanjutkan perjalanan melalui gerbang tol yang sama tanpa dikenakan tarif tambahan, selama tidak terjadi perubahan asal dan tujuan perjalanan,” jelas Rivan. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait